Maraknya Judi Togel di Papua Barat Bagaikan Jamur di Musim Hujan

0
173
- Iklan Berita 1 -

MANOKWARI, Monitorpapua.com – Laporan masyarakat dan hasil investigasi media di Provinsi Papua Barat bahwa maraknya judi toto gelap atau Togel di Provinsi Papua Barat semakin bertumbuh pesat bagaikan jamur di musim hujan.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berlomba membeli togel. Perjudian togel Ini bukan saja terjadi di satu daerah tetapi juga di Manokwari, Fakfak, Kaimana, Wondama, Bintuni , Babo, dan Sorong Raya. Maraknya perjudian di Papua Barat membuat warga kurang mampu (tak berpenghasilan tetap) makin terpuruk perekonomian keluarganya. “Pasalnya, para suami dan sebagian istri mereka, sangat menggantungkan nasibnya di permainan judi togel online maupun offline itu,”kata sejumlah ibu rumah tangga yang ditemui wartawan.

Bahkan menurut mereka kekacauan sering terjadi antara suami istri ketika uang yang mereka dapat dari hasil kerja kerasnya dihabiskan untuk membeli judi togèl onlinè maupin offline.

“Yang kami ketahui, selama warga berjudi melalui judi togel online maupun lainnya, tak satu kalipun ada orang yang menang.

“Warga makin tersugesti berjudi togel itu karena ada pihak-pihak yang menghembus kabar bahwa di daerah lain sudah ada orang menang judi togel hingga miliaran rupiah hari kemarinnya. Kabar seperti itu membangkitkan semangat warga kurang mampu setempat untuk memasang judi togel itu dalam jumlah banyak,”katanya.

Sumber terpecaya di Manokwari ketika dimintai tanggapan terkait judi togel itu, mengatakan, kegiatan judi tak ada di daerah ini pada hal Bandar Togel berada di Papua Barat.

“Pemerintah tak mengizinkan judi togel dan sejenisnya beroperasi di Papua Barat. Pokoknya tak ada judi di Provinsi Papua Barat,” kata sumber itu.

Kerumunan massa sering terjadi di lapak-lapak perjudian. Pada hal dunia sedang dihantui pandemi global virus corona, namun praktik judi Toto Gelap (Togel) tetap marak di tengah masyarakat. Bahkan para bandar judi togel terus membuka praktek perjudian menggelar praktik perjudian online maupun offline.

Kota Manokwari yang dijuluki Kota Injil secara terang-terangan para penjudi togel membuka lapak-lapak offline perjudian togel pun sangat mudah ditemukan. Lapak-lapak tersebut, beraktivitas layaknya tempat usaha yang memiliki legalitas, bahkan para aparat keamanan mengadakan patroli mendapat ‘jatah’ dari penjualan togel.

Para pelanggan yang ingin membeli kupon dengan mudahnya mengakses barang haram tersebut bagaikan jamur di musim penghujan. Bahkan tempat-tempat penjualan pinang ikut menjual dan meramal togel. Agen togel dengan terang-terangan mengumumkan nomor-nomor keluaran dari beberapa bandar togel dunia, pada papan pengumuman,

Maraknya praktik terbuka judi togel di Provinsi Papua Barat ini yakni Manokwari, Fakfak, Kaimana, Wondama, Bintuni , Babo, dan Sorong Raya tentu mengundang tanya di kalangan masyarakat, apakah perjudian sudah dilegalkan, ataukah sengaja dilakukan pembiaran oleh aparat karena sudah ‘dikondisikan’? Bila tidak ada perubahan maka Provinsi Papua Barat mungkin dijuluki Provinsi Togel. ( STEFI FUN/MP)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.