Pantai Terindah di Dunia ada di Tambrauw, Pesona Pariwisata Alam Konservasi

0
2208
- Iklan Berita 1 -

TAMBRAUW, Monitorpapua.com – Pesona pariwisata alam konservasi Kabupaten Tambrauw sangat mengagumkan. Salah satunya Pantai terindah di dunia hanya ada di Kabupaten Tambrauw yakni pantai Jeen Womom, habitat Penyu Belimbing di Tambrauw Provinsi Papua Barat.

Pantai ini belum banyak disentuh touris domestik dan mancanegara. Pantai terindah di dunia ini bisa lebih indah dari pantai-pantai yang ada di Pulau Bali, Lombok dan Banyuwangi, Timor, Sulawesi. Bahkan pantai Great Barrier Reef di Australia, Borocay di Filipina atau Gold Coast di Amerika.

Pasir putih pantai Jeen Womom membentang jauh dan lebar sampai batas paling ujung tidak tertangkap mata biasa. Butiran pasir putih terasa sangat halus bagaikan pasir di Pasir panjang Kei Kecil di Maluku Tenggara. Juga ada pasir menyerupai kristal seperti pasir putih yang ada di pantai Kuta.

Pertama kalinya kaki menyentuh pantai bersejarah di Tambrauw bersama sejumlah wartawan dan ASN Dinas Pariwisata serta sejumlah peneliti dari Kementrian. Konon, Jeen Womom satu-satunya lokasi peneluran Penyu Belimbing di Indonesia.

Bahkan daerah ini adalah salah satu wilayah yang terbesar di dunia tempat berkumpul penyu blimbing. Indahnya pantai itu,” ujar wartawan. Orang-Orang Lokal di Tambrauw menyebut, Jeen Womom yg diartikan Kerajaan Penyu. Hampir tiap tahun, lebih dari 300 penyu bertelur dan menetaskan tukiknya di sini Bahkan tahun 2010 data WWF, jumlah sarang penyu Belimbing mencapai 2883 sarang.

Sisi lain, pada bibir pantai Samudra Pasifik terdapat sebuah batu karang besar yang berdiri sendiri menandai habitat Penyu Belimbing. Batu itu berdiri kokoh dihiasi pepohonan dan rerumputan sesekali dihempas gelombang air laut membahana dari samudra pasifik juga terdengar kicauan burung bersahutan mengundang wisatawan yang berkunjung ke Jeen Womom sebuah Kerajaan Penyu.

Ternyata “surga dunia” yang telah terkenal di seluruh dunia ada Tambrauw. Ada kicauan burung Cenderawasih, tandanya mengucapkan selamat datang kepada orang-orang yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Kerajaan Penyu,” kata seorang Ibu penunjuk jalan dari suku Abun

Data Dinas Pariwisata Kabupaten Tambrauw, tercatat panjang garis pantai Jeen Womom sekitar 18 km dengan lebar pasir putihnya antara 100 – 500 meter. Didukung hamparan pasir putih yang luas. Jika ditempuh dengan berjalan kaki dari ujung ke ujung bisa membutuhkan waktu 2 jam – 3 jam namun tak terasa lama atau melelahkan karena para wisatawan dapat menikmati pemandangan alam dan kicauan burung yang sangat merdu dihiasi deru ombak yang memecah batu sekitarnya. Selain pantainya yang indah, juga sebagai peneluran Penyu Belimbing, Penyu Sisik, Penyu Hijau dan Penyu Tempayang.

Menurut penelitian yang dilakukan BKSDA Papua Barat, WWF dan NOOA, diketahui bahwa penyu Belimbing setiap tahun naik dan bertelur di pantai Jeen Womom dan pantai Jamursba Medi mencari makan sampai ke pantai Florida Amerika Serikat. Setelah itu kembali lagi ke pantai Jamursba Medi untuk bertelur. Lokasi peneluran utama terletak di dua bentang pantai itu. Kedua bentang pantai itu berjarak kurang lebih 30 km dipisahkan oleh tanjung yang bukit-bukit batu dan beberapa muara sungai. ( Ren/J.Sigalingging/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.