Pemerintah Kabupaten Tambrauw Gelar Pengawasan

0
168
- Iklan Berita 1 -

TAMBRAUW, Monitorpapua.com – Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat telah melaksanakan gelar pengawasan di Aula Pemda Tambrauw dengan menghadirkàn narasumber berkompeten dari Kejaksaan Negeri Sorong untuk membantu menjelaskan landasan-landasan hukum pidana maupun perdata kepada seluruh Kepala Organisasi.Perangkat Daerah (OPD).

Acara gelar pengawasan dibuka Bupati Kabupaten Tambrauw yang diwakili Sekda Kabupaten Tambrauw, Engelbert Kocu, MM. Rabu (15/5).

Gelar Pengawasan ini dipandu pihak Inspektorat Kabupaten Tambrauw sebagai penyelenggara gelar Pengawasan Daerah dengan menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Sorong, Provinsi Papua Barat yakni Kepala Kejaksaan Negeri Sorong yang diwakili Kepala Kepala Seksi Perdata R. Butar-Butar dan Jaksa Pengacara Negara, Mikael SH. dari Kajari Sorong.

Sementara itu diundang sebagai peserta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Sekretaris OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tambrauw.

Pada kesempatan itu Bupati Kabupaten Tambrauw diwakili Sekda Tambrauw, Engelbert Kocu, MM mengatakan gelar pengawasan ini bertujuan melakukan pemeriksaan, pencegahan, evaluasi dan pengawasan dini secara sungguh-sungguh dan terus menerus supaya membantu dalam peningkatan budaya integritas sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang baik.

Juga sejak dini mencegah terjadinya penyalagunaan keuangan daerah. Maka pihak-pihak yang masih memiliki hutang negara, baik pihak kedua atau ketiga segera dilunasi dalam waktu yang telah ditetapkan negara. Jika tidak diindahkan maka Pemda Tambrauw mengikuti aturan dan menyerahkannya kepada penegak hukum, terang Sekda.

Kesempatan itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Tambrauw, Yosinta Titik Lusianak, SE mengatakan pada sesi pembukaan, pihaknya menyampaikan tujuan kegiatan pengawasan.

Inspektorat wajib menyampaikan informasi tentang hasil pengawasan terhadap sejumlah temuan sesuai dengan program kerja pengawasan tahunan.

Maka kata Kepala Inspektorat Kabupaten Tambrauw, Yosinta Titik Lusianak, SE semua OPD harus tercapai kesamaan pemahaman dan komitmen mengenai tujuan dan sasaran Pemerintahan yang bebas dari korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Yang masih menunggak segera menyetor ke Bank agar pihak BPK dapat mengoreksinya.

Jadi, kata Inspektur Titik Lusianak, gelar pengawasan ini adalah sebuah kebijakan pengawasan untuk pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik. Maka perlu percepatan penyelesaian tindak lanjut atas temuan-temuan. Pihak Inspektorat telah menyampaikan informasi hasil pengawasan ini sejak dini dan harus ditindaklanjuti OPD.

Demi terwujudnya komitmen mengenai upaya mencapai tujuan dan sasaran Pemerintahan Tambrauw yang bebas dari korupsi maka OPD segera memeriksa hasil pengawasan dan segera memperbaikinya. Jika tidak, pemda memproseskannya sesuai aturan dan melanjutkan ke pihak Kejaksaan.

Penyelesaian tindak lanjut atas temuan, Sekda mengajak semua OPD untuk melunasi hutang-hutang negara. Pasalnya, sebagai institusi yang menjalankan peran pembinaan dan pengawasan di lingkup Kabupaten Tambrauw, Pemda Tambrauw telah berhasil menorehkan prestasi dengan tercapainya opini WTP terhadap selama empat kali berturut-turut sebagai jawaban atas tantangan RPJMD.

Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat menargetkan tahun 2019 memperoleh opini WTP Tahun sehingga semua semua permasalahan harus segera dibenahi dalam tata kelolah keuangan dan pemerintahan agar mengalami peningkatan.

Jaksa R.Butar-Butar memberikan pencerahan hukum terkait hukum tatanegara di bidang perdata dan hukum pidana sehingga membantu Pemda Tambrauw untuk melakukan pencegahan dini sehingga tidak terjerat hukum, belakangan semakin marak terjadi baik di tingkat Pemerintah Pusat maupun di Pemerintah Daerah karena tidak mematuhi aturan hukum. (Soter R/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.