SORONG-PBD, Monitorpapua.com.- Sosialisasi kegiatan Pendayagunaan Ruang Publik Kategori Perseorangan dengan tema “Festival Kebudayaan Fashion Show Baju Adat di Tanah Papua Kabupaten Sorong” terus digencarkan sebagai upaya pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini menyasar kampung-kampung strategis, termasuk Kampung Klalin IV (Maibo) dan Kampung Yeflio, yang dinilai memiliki potensi besar dalam menjaga dan menampilkan kekayaan budaya Papua melalui busana adat.

Demikian dikatakan Kordinator kegiatan Umi Mujaifa Lidawa kepada media di Klalin. Menurut Umi Lidawa di Kampung Klalin IV (Maibo), sosialisasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
“Warga, tokoh adat, serta pemuda kampung hadir untuk mendengarkan penjelasan terkait tujuan kegiatan, mekanisme pelaksanaan festival, hingga peluang keterlibatan individu dalam ajang tersebut,” jelas Umi Lidawa .
Kordinator kegiatan Umi Mujaifa Lidawa menekankan kegiatan ini tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi budaya dan penguatan identitas lokal di tengah arus modernisasi.

Sementara itu, di Kampung Yeflio, pendekatan sosialisasi dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan langsung masyarakat dalam diskusi dan simulasi kegiatan. Warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan ruang publik sebagai wadah kreativitas, khususnya dalam menampilkan keunikan busana adat Papua. Selain itu, generasi muda didorong untuk aktif berpartisipasi agar tradisi tidak tergerus zaman.

Dengan berlangsungnya sosialisasi di dua kampung tersebut, Umi Mujaifa Lidawa berharap kegiatan Festival Kebudayaan Fashion Show Baju Adat di Kabupaten Sorong dapat berjalan sukses dan menjadi agenda budaya yang berkelanjutan. Panitia pelaksana berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. (Ir, Ren)










