Terbentuknya Tiga DOB, Bukan Kebutuhan Rakyat Papua

76

 Papua Barat, Monitorpapua.com –  “Terbentuknya 3 (tiga) Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua bukan kebutuhan bagi kami Rakyat Papua”
Judul ini saya tulis sebagai tanggapan saya atas cara kurang bijak oleh DPR RI dan Mentri Dalam Negeri yang memaksakan ‘nafsu penjajahan bagi rakyat asli Papua’.

Saya Pastor Izaak Bame, Pastor Gereja Katolik Keuskupan Manokwari-Sorong melihat Pemekaran 3 (tiga) DOB baru bagi Papua bukan niat yang murni dari Pemerintah Indonesia yang diwakili DPR RI dan Mentri Dalam Negeri Tito Carnavian. Mengapa tidak ada alasan yang kuat untuk mekarkan 3 (tiga) DOB bagi Papua.

Dari penjelasan Puan Maharani dan Tito Carnavian tidak ada berisi apa-apa, tidak memberi harapan apa-apa untuk Rakyat Asli Papua.

Amat terbukti Pemekaran Papua Barat 2003 Rakyat Asli Papua yang mendiami tanah Papua Barat jadi penonton di atas tanahnya. Justru banyak terjadi penindasan terselubung bagi Rakyat Asli Papua, tidak ada hal yang membanggakan bagi Rakyat Asli Papua yang mendiami Propinsi Papua Barat.

Lewat tulisan ini saya sampaikan pesan buat saudara-saudaraku yang mendiami Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan Tengah, ingat saudara-saudara akan dileburkan ke dalam tanah karena pemekaran Propinsi Baru.

Saya tahu baik berapa banyak Rakyat Asli Papua Selatan yang siap membendung ‘anjing-anjing’ lapar yang akan datang dari Maluku sampai Sumatra ke Papua Selatan. Hal yang sama juga terjadi di Papua Tengah dan Papua Pegunungan Tengah.

Pemerintah Indonesia adalah Pemerintah yang jahat maka biar pun ada 3 ( tiga) DOB baru itu bukan untuk memajukan Rakyat Asli Papua sebagaimana slogan dari Puan Maharani dan Tito Carnavian.

Saya berkesimpulan amat negatif: SIAPLAH ORANG ASLI PAPUA UNTUK MENUJU KEPUNAHAN DAN ITU CITA-CITA PUAN MAHARANI DAN TITO CARNAVIAN. SALAM DARI SAYA (*/IB)

- Iklan Berita 2 -

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini