Tuntutan Aliansi: Tarik Pasukan TNI di Aifat Utara

191

MAYBRAT, Monitorpapua.com – Aliansi Masyarakat Maybrat peduli kenyamanan mengadakan demo damai di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat di Kumurkek, Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya, Senin 17 April 2023.

Dalam demo damai itu dibacakan beberapa tuntutan. Pokok utama tuntutan ialah tarik dan pulangkan TNI dari beberapa tempat, khususnya di Kampung Konja dan Kampung Bori. Pada demo damai ini juga dijaga oleh pihak Polri.

Menerima kedatangan para demonstran, ketua DPR Ferdinando Solossa mengatakan setelah liburan lebaran akan ada jawaban terkait tuntutan dari demo damai hari ini. “Hanya saja perlu dikomunikasikan dengan Bupati Maybrat, Dandim, Pangdam, dan Mabes TNI untuk tuntutan dimaksud,” ungkap Solossa.

Demo damai ini berlangsung dari awal hingga akhir dalam suasana damai. Menurut Pastor Heribertus Lobya, OSA, hadir melihat aksi demo damai tersebut dan juga adalah Direktur Sekretariat Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Santo Agustinus mengatakan
pihaknya mendapat informasi dari masyarakat yang hidup pada kedua Kampung itu bahwa kedatangan pihak TNI secara tiba-tiba di Kampung mereka membuat mereka menjadi ketakutan dan juga timbul kecemasan.

“Masyarakat sudah tidak bebas lagi ke hutan untuk berburu, berkebun, dan mereka selalu ditanya – tanya seakan masyarakat setempat orang adalah orang yang baru datang di kedua kampung tersebut,” ungkapnya.

“Saya berharap bukan pendekatan militerisme yang dikedepankan kedua Kampung tersebut, namun yang lebih utama ialah  pendekatan dialogis, cintakasih, dan persaudaraan untuk menciptakan Kampung Konja dan Kampung Bori menjadi tanah damai dan aman. Karena dari dahulu hingga sekarang Kampung Konja dan Kampung Bori adalah dua Kampung yang aman, damai, tenang, dan masyarakatnya juga selalu hidup dalam suasana kedamaian,” ungkapnya. (Tim)

- Iklan Berita 2 -

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini