Uskup Hilarion Datus Lega Melambai Daun Palma di Paroki Yohanes Pembaptis

0
322
Yang Mulia Uskup Manokwari Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega mengangkat dan melambai daun Palma
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Yang Mulia Uskup Manokwari Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega mengangkat dan melambai daun Palma mengenang tradisi dan peristiwa menyambut kedatangan Kristus memasuki Kota Yerusalem 2000 tahun yang lalu.

Seleberan utama Uskup H.Datus Lega didampingi Pastor Lewi Ibori, OSA merayakan Misa kudus pemberkatan daun-daun Palma di halaman samping Aula Paroki Santo Yohanes Pembaptis sebagai awal perayaan memasuki Pekan Suci, Minggu (14/4).

“Marilah kita bersama-sama memohon kepada Tuhan agar Ia berkenan menguduskan dan memberkati daun-daun palma ini yang akan kita pakai untuk mengiringi Kristus dalam menyongsong sengsara-Nya demi keselamatan kita”, ucap Uskup.

Usai memberkati daun-daum Palem dilanjutkan pembacaan Injil Lukas 19:28-40. Dalam Homili singkat, Mgr. H.Datus Lega mengajak umat Katolik untuk mengenangkan dan menghayati peristiwa Yesus yang memasuki kota Yerusalem dan dielu-elukan oleh khalayak ramai dengan membawa daun palma.

Konon, daun palma merupakan simbol kemenangan dan sering digunakan Gereja Katolik untuk menyatakan kemenangan para Martir adalah mereka yang mati dibunuh karena Kristus. Maka sekarang kita menggunakan daun palma untuk menyongsong kemartiran Kristus yang mendatangkan kemenangan atas dosa dan kematian.

Minggu Palma itu memperingati Yesus sebagai Raja yang dielu-elukan masuk ke Yerusalem. Dalam tradisi Gereja Katolik, Minggu Palma merupakan momen untuk memperingati Yesus ke kota Yerusalem, sebelum disalib dan wafat pada hari Jumat Agung.

Setelah khotbah singkat, umat berarak menuju Gereja dilanjutkan dengan perayaan kudus di dalam Gereja diwarnai perarakan daun palma.

Misa Kudus dilanjutkan dengan pendarasan Kisah Sengsara Tuhan dari Injil Lukas 22:14-23:56 oleh Pembaca Passio Toni Tahu, Adrianus Jaya dan Ferdy. Selama Petugas Pasio mendaraskan Injil, semua umat baik dalam Gereja maupun di luar Gereja dalam keadaan berdiri sekitar 1 jam bersama Yang Mulia Mulia Mgr. Hilarion Datus Lega untuk menghayati penderitaan Kristus.

Kemudian dilanjutkan perayaan kudus. Lantunan lagu-lagu bernuansa bahasa Latin dalam Misa Kudus disponsori Umat Lingkungan Santo Stefanus dan Lingkungan  Santo Fransiskus Asisi. Selamat memasuki Pekan Suci. (Siska G/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.