YPPK,  45 Tahun Berkarya di Bumi Papua

0
154
- Iklan Berita 1 -

JAYAPURA, Monitorpapua.com –  Direktur Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Fransiskus Asisi Jayapura, Silvester Lobya mengatakan pada tanggal 22 Agustus 2019, merayakan 45 tahun berkarya di Bumi Papua sesuai dengan Akta Nota Notaris YPPK Tahun 1974.

Kendati demikian secara historis, kata Silvester Lobya, YPPK telah mengawali karya Pelayanan Pendidikan oleh para Misionaris MSC di wilayah Selatan Merauke tahun 1905 membuka sekolah rakyat setingkat SD (vokschool), tahun 1910 setingkat SMP (legere school), kemudian diikuti wilayah lain sampai saat ini.

Menurut Silvester Lobya, jika melihat angka 45 dan catatan sejarah perjalanan pendidikan YPPK, maka kita sepakat bahwa YPPK merupakan salah satu Yayasan Perintis Pendidikan di Papua yang telah lama hadir dengan menyalahkan obor bagi suku-suku pribumi Papua. Itu sungguh menunjukkan eksistensi gereja lewat karya pendidikan karena telah mampu menghantar manusia Papua memasuki abad modern ini.

Bahkan kata Direktur Silvester Lobya, kehadiran YPPK telah memberi warna tersendiri bagi dunia pendidikan di Papua secara khusus komitmen terhadap pengembangan Sumber Daya Papua yang terus dikedepankan.

Oleh karenanya, tegas Silvester Lobya, Spirit dan semangat usia “45” yang diwariskan para misionaris dan guru-guru perintis pendidikan itu, hendaknya terus digelorakan oleh semua insan pendidikan YPPK dengan berpegang pada Moto “Pro Ecclesia Et Patria” untuk Gereja dan Tanah Air.

Direktur Silvester Lobya lebih lanjut mengatakan untuk menjawab tantangan dan kemajuan pendidikan di era 4.0,  maka tuntutan adalah lembaga pendidikan katholik YPPK hendaknya tetap teguh dengan ciri khas pengelolaan dengan mengedepankan pendidikan nilai karakter dengan menumbuh kembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh dan terpadu. Pendidikan harus diorientasikan untuk mengharmoniskan antara olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga.  pendidikan karakter harus memberikan ruang yang cukup bagi berkembangnya potensi intuisi, emosi, dan kognisi peserta didik secara terpadu.

Termasuk didalamnya faktor keteladanan dalam penerapan pendidikan karakter pada masing-masing lingkungan pendidikan menjadi mutlak dilakukan mulai dari para pendidik, orang tua, tokoh-tokoh masyarakat dan semua komponen masyarakat lainnya, hendaknya  berkomitmen dan memberikan teladan yang baik. Tak terkecuali dari itu semua, adalah lingkungan keluarga yang memberikan porsi tidak sedikit dalam proses pembentukan pendidikan karakter bagi anak-anak di keluarganya.

Atas semua jasa dan pengabdian yang telah berkontribusi bagi pengembangan Pendidikan Katholik di Kawasan ini,  saya sebagai Direktur YPPK Kota/Kabupaten Jayapura menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah, Pemerhati, Penguna Jasa Pendidikan dan segenap Guru serta Siswa. Kiranya Tuhan memberkati.  “Selamat Ulang Tahun YPPK ke-45.  ” Pro Ecclesia Et Patria. Jayapura, 21 Agustus 2019. Dir. YPPK Kota/Kab.Jayapura. (P.H.Lobya/Soter R/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.