MAYBRAT, Monitorpapua.com.- Pastor Izaak Bame, dalam kunjungan kerja pada tanggal 11-15 Februari 2026 ke Paroki St. Andreas Ayata, Kabupaten Maybrat, Keuskupan Manokwari-Sorong, Propinsi Papua Barat Daya, menemukan ada salah satu Sekolah Dasar YPPK Sta. Maria Kahrio gedungnya disinyalir diambil paksa pihak TNI AL untuk jadikan markas mereka.
“Saya sedikit heran bahwa pasukan keamanan ini dikirim untuk memberi rasa aman kepada warga masyarakat atau untuk membuat masyarakat tambah susah. Lewat kesempatan ini saya minta kepada pihak pimpinan TNI AL yang menugaskan anggotanya di kampung Kahrio supaya kembalikan gedung Sekolah yang telah mereka tempati selama empat-lima tahun ini kepada pihak Sekolah untuk digunakan sesuai maksudnya,” ucap Pastor Izaak Bame
“Silahkan pihak TNI AL yang saat ini bertugas di kampung Kahrio Distrik Aifat Timur Tengah Kabupaten Maybrat supaya komunikasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Maybrat untuk sediakan tempat bagi TNI yang menjalankan tugas di wilayah Aifat Timur umumnya dan kampung Tahrio khususnya, jangan mengorbankan generasi muda penerus bangsa dengan membiarkan mereka tidak mendapat tempat yang pantas untuk belajar, Saya berharap supaya pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat bisa ambil langkah konkrit untuk mengatasi situasi ini,” harap RD. Izaak Bame. (*)








