
SORONG-PBD, Monitorpapua.com.- Kepala BPVP Sorong, Hardiansyah, S.T., M.M., mengatakan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong segera membuka kegiatan yang akan digelar di Kantor BPVP Sorong dalam waktu dekat. Pelatihan ini merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Demikian dikatakan Kepala BPVP Sorong, Hardiansyah, S.T., M.M., kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 20 Juli 2026. Menurutnya, tahun ini BPVP Sorong menyediakan 13 kejuruan dengan durasi 140 jam, 180 jam, 240 jam, dan lainnya sesuai standar Kemnaker. Ke-13 kejuruan tersebut adalah Las Industri, Teknik Pengelasan, Teknik Otomotif, Teknik Pendingin, Teknik Listrik, Konstruksi Bangunan, Teknologi Informasi, Desain Grafis, Tata Boga, Tata Busana, Barista, Perhotelan, dan Kewirausahaan.
“Peserta pelatihan adalah masyarakat umum di wilayah Papua Barat Daya, khususnya pencari kerja, calon wirausaha, dan masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan,” terangnya.
“Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kompetensi merata sampai ke daerah, termasuk Sorong,” ujar Kepala BPVP Sorong, Hardiansyah, S.T., M.M
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Papua Barat Daya. Pelatihan ini merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemeker RI) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Selain pelatihan di balai, BPVP Sorong juga menjalankan program pelatihan berbasis komunitas atau teler metrening dengan sistem “jemput bola”. Program ini untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan akses ke kantor BPVP.
Pelaksanaan secara nasional ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan akses peningkatan kompetensi tenaga kerja hingga ke wilayah timur Indonesia. Tujuannya agar masyarakat daerah memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri dan mampu bersaing di dunia kerja.
Pendaftaran dibuka melalui dua jalur agar mudah diakses. Pertama, online melalui portal resmi Kemnaker. Kedua, offline dengan datang langsung ke Kantor BPVP Sorong.
“Jadi, bagi masyarakat yang belum mengerti cara daftar online bisa langsung datang ke BPVP Sorong. Nanti kami akan arahkan dan bantu cara membuat akun,” jelas Hardiansyah.
Setelah akun selesai dibuat, peserta dapat memilih jurusan sesuai minat dan bakat. Pihak BPVP juga siap memberikan konsultasi agar pilihan jurusan sesuai peluang kerja di daerah.
“Harapan kami, setelah mendapatkan pelatihan, mereka dapat berdaya, siap kerja, dan berwirausaha secara mandiri. BPVP Sorong optimis pelatihan vokasi nasional 2026 dapat berjalan lancar dan melahirkan lulusan yang berkualitas,” pungkasnya. (Stevi, Delvi)










