BINTUNI, Papua Barat, Monitorpapua.com.- Praktik perjudian togel di Kabupaten Teluk Bintuni kian meresahkan dan diduga berlangsung secara terbuka serta terorganisir, tanpa sentuhan hukum yang berarti. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sedikitnya enam pasaran togel aktif setiap hari, yakni Kamboja, Sydney, Thailand, Jepang, dan Hongkong, dengan jam putaran yang tersusun rapi dari pagi, siang hingga malam, Senin (15/12/2025).
Ironisnya, aktivitas ilegal yang jelas-jelas melanggar hukum ini disebut telah berlangsung lama dan menjadi rahasia umum, namun aparat penegak hukum terkesan tidak bertindak. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran sistematis atau lemahnya pengawasan dari pihak berwenang.
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, transaksi togel dilakukan secara langsung di titik-titik tertentu serta melalui jaringan komunikasi tertutup. Para pengecer dan bandar diduga bekerja dengan sistem terstruktur, memiliki pelanggan tetap, serta bebas menjalankan operasinya tanpa rasa takut akan penindakan.
“Semua orang tahu togel jalan setiap hari. Pasarannya lengkap, tapi tidak pernah ada penggerebekan besar. Ini yang bikin kami curiga,” ujar seorang warga Teluk Bintuni yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Maraknya perjudian togel ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga menjadi bom waktu sosial. Banyak keluarga mengeluhkan pendapatan rumah tangga yang habis untuk judi, memicu konflik keluarga, meningkatnya hutang, hingga potensi tindak kriminal lainnya.
Masyarakat pun mempertanyakan komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum di wilayah Teluk Bintuni. Jika aparat benar-benar bekerja, publik menilai seharusnya bandar besar dan jaringan utamanya sudah bisa diungkap, bukan sekadar penangkapan kecil yang bersifat seremonial.
Desakan keras kini disuarakan agar Polda Papua Barat dan Mabes Polri turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat di Teluk Bintuni. Warga meminta adanya operasi besar-besaran yang transparan, menyasar bandar, koordinator lapangan, hingga aliran uang judi yang diduga mengalir lintas daerah. (tim,stev)










