30 C
Sorong
Beranda Nasional Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat Resmi menggelar Road to Festival Ekonomi...

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat Resmi menggelar Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia

23
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat resmi Menggelar Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat resmi Menggelar Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia
- Iklan Berita 1 -

SORONG, PBD. Monitor Papua.com  – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat,Setian, resmi menggelar Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) bertajuk “Torang Muamalah 2026” di salah satu pusat perbelanjaan Kota Sorong, Kamis (2/7/2026).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Setian, mengatakan, Torang Muamalah 2026 dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah sebagai pondasi penguatan nasional.

“Sepanjang 2026, BI Papua Barat akan mendorong peningkatan sertifikasi halal bagi UMKM serta pelatihan juru sembelih halal, dengan harapan ekonomi syariah dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru,” terang Setian.

Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan rantai nilai halal daerah melalui sinergi ekosistem dan inovasi usaha syariah yang inklusif serta berkelanjutan, menjelang puncak FESyar KTI di Lombok
Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan rantai nilai halal daerah melalui sinergi ekosistem dan inovasi usaha syariah yang inklusif serta berkelanjutan, menjelang puncak FESyar KTI di Lombok

Menurut Setian, kegiatan ini bertujuan memperkokoh fondasi ekonomi syariah di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“BI tahun ini fokus pada percepatan sertifikasi halal UMKM dan pelatihan juru sembelih halal, agar sektor syariah berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Barat Daya Drs. Yakob Kareth yang hadir mewakili Gubernur menegaskan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi syariah.

Sekda berharap sinergi antara BI, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan UMKM terus diperkuat. “Penguatan rantai nilai halal akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya diharapkan terwujud nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Sekda, kegiatan ini merupakan langkah awal penguatan rantai nilai halal daerah melalui sinergi ekosistem dan inovasi usaha syariah yang inklusif serta berkelanjutan, menjelang puncak FESyar KTI di Lombok.

Torang Muamalah 2026 dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah
Torang Muamalah 2026 dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Setian berharap kerja sama dengan Pemerintah daerah mewujudkan “Torang Muamalah 2026 adalah langkah awal memperkuat ekosistem syariah dari daerah”.

“Melalui program sertifikasi halal UMKM dan pelatihan juru sembelih halal sepanjang 2026, BI menargetkan ekonomi syariah tumbuh inklusif dan jadi mesin pertumbuhan baru,” katanya.

Melalui kegiatan ini, peluang pasar produk halal diperluas, mutu UMKM ditingkatkan, dan pelaku usaha daerah dikuatkan sebagai pilar utama penggerak ekonomi syariah. Agenda Torang Muamalah 2026 diharapkan menjadi fondasi kuat ekonomi syariah sebelum puncak FESyar KTI digelar di Lombok.

Acara dihadiri unsur pemerintah daerah, lembaga keuangan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM, serta pemangku kepentingan lain dari wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. (Stevi, Ren)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini