Meneropong Ruas Jalan Kota Sorong yang Retak, Warga KPR PAM Minta Perbaikan

0
213
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Pemerintah Kota Sorong telah membangun sejumlah infrastruktur dasar berupa jalan, jembatan, dermaga dan bandara. Memasuki usia Kota Sorong ke 19 tahun pada 28 Pebruari 2019 lalu Walikota Sorong Drs. Ec.Lambert Jitmau, MM memastikan berbagai program strategis akan dirampungkan pada tahun 2019 ini. Harapan dan doa rakyat Kota Sorong semoga tercapai.

Tentu, ini semua demi kemajuan Kota Sorong sebagai kota termaju di Tanah Papua melalui penyediaan sektor jasa dan perdagangan sekaligus untuk mempercepat pembangunan di kawasan Indonesia Timur. Maka dengan sendirinya terbuka banyak lapangan pekerjaan bagi rakyat Kota Sorong.

Namun, pantauan media monitorpapua.com beberapa proyek jalan raya tidak sesuai harapan rakyat kota Sorong. Sebagian rakyat kecil mengeluh masih ada jalan yang baru dibangun Pemeruntah Kota Sorong sudah mulai rusak.

Salah satu contoh yang dipotret media ini, pelebaran jalan sepanjang KPR PAM tepatnya di depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sorong belum setahun dibangun sudah mengalami kerusakan yang sangat parah. Para pengedara roda dua dan roda empat sering keluhkan ruas jalan itu.

Disinyalir pekerjaan itu dikerjakan tanpa pengawasan yang baik dari dinas Pekerjaan Umum Kota Sorong. Ketika Wartawan mengkonfirmasi berita ini, pihak-pihak terkait tidak bisa dihubungi. “Bapak Kepala Dinas tidak berada di tempat,” kata Staf Dinas PU Kota Sorong.

Data yang dihimpun media, belum satu tahun proyek jalan ini sudah rusak parah kerena diduga tidak memiliki ram besi atau penahan beton dan pengecorannya tidak menempel di badan jalan sehingga terjadi keretakan dan bagian-bagian pengecoran terlepas.

Warga KPR PAM mengeluhkan dan resah terhadap kontraktor yang mengerjakan ruas jalan itu. Bahkan mereka meminta Pemerintah Kota Sorong untuk meneliti kembali pengecoran jalan yang sudah rusak serta memperbaikinya.

“Pemkot harus selektif memberikan pekerjaan kepada kontraktor agar bisa bertanggung jawab terhadal setiap pekerjaan. Warga yang melintasi jalur itu takut longsor dan terjatuh di jalur itu,”celetuk warga kepada wartawan yang mengambil gambar. (T.Girsang/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.