27.1 C
Sorong
Beranda Nasional Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas Jelang May Day...

Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas Jelang May Day 2026 di Kota Sorong

6
Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas Jelang
Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas Jelang
- Iklan Berita 1 -

SORONG-PBD,Monitorpapua.com – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Papua Barat Daya menggelar rapat bersama ketua dan pengurus serikat buruh se-Papua Barat Daya, Rabu (29/4/2026) Sore hingga malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 17.00 WIT di M Hotel, Jalan Sungai Mamberamo Km 10, Kota Sorong tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Intelijen Keamanan Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Angling Guntoro, S.I.K., dan dihadiri sejumlah pimpinan serikat buruh serta unsur Ditintelkam Polda Papua Barat Daya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut IPTU Heri selaku Panit Subdit 4 Ditintelkam Polda Papua Barat Daya, Ketua Federasi Pertambangan dan Energi Rantoni Sidabutar, Ketua Konfederasi Buruh Sejahtera Indonesia Donal Mamahit, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Luis Dumatubun, Ketua Serikat Pekerja Nasional Indonesia Untung, Ketua Serikat Buruh Nasional Indonesia Fernandes, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Ibu Trisna, serta para anggota serikat buruh se-Papua Barat Daya.

Dalam arahannya, Kombes Pol Angling Guntoro.S.IK, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menitikberatkan pada tiga poin utama, yakni mempererat silaturahmi antara kepolisian dan elemen buruh, membangun kerja sama dalam menghadapi peringatan May Day, serta menyamakan persepsi demi kepentingan bersama.

“Momentum Hari Buruh bukan hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah, khususnya di Papua Barat Daya dan Kota Sorong,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh organisasi pekerja dan serikat buruh yang selama ini telah berperan aktif menjaga stabilitas Kamtibmas setiap peringatan 1 Mei, sehingga situasi di Papua Barat Daya tetap aman dan berbeda dengan dinamika di sejumlah kota besar lainnya.

Dalam sesi diskusi, Ketua SBSI Papua Barat Daya Luis Dumatubun menegaskan bahwa seluruh serikat buruh di Kota Sorong memilih untuk tidak melakukan aksi demonstrasi atau turun ke jalan saat May Day, melainkan lebih mengedepankan dialog konstruktif.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan daerah sekaligus memperjuangkan hak-hak pekerja melalui jalur yang lebih kondusif.

Beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain perhatian pemerintah terhadap persoalan upah di bawah standar, pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, minimnya perlindungan jaminan sosial, hingga dorongan pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Papua Barat Daya.

Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas
Polda Papua Barat Daya dan Serikat Buruh Perkuat Sinergitas

Senada dengan itu, Ketua KBSI Papua Barat Daya Donal Mamahit menyampaikan bahwa pihaknya terus mendukung kerja sama Kamtibmas dan mengarahkan seluruh kegiatan buruh agar lebih fokus pada penyelesaian persoalan melalui forum diskusi, bukan aksi di lapangan.

Ketua SPNI Papua Barat Daya Untung juga menyoroti lambatnya penyelesaian perselisihan hubungan industrial, ketidakjelasan peran instansi dalam penanganan kasus ketenagakerjaan, hingga adanya dugaan kriminalisasi terhadap pekerja yang memperjuangkan haknya.

Sementara itu, Ketua SBNI Papua Barat Daya Fernandes menekankan pentingnya kejelasan mekanisme hukum serta perlindungan hak-hak pekerja, khususnya terkait jaminan kesehatan, keselamatan kerja, dan penyelesaian kasus ketenagakerjaan yang dinilai masih lambat.

Menanggapi hal tersebut, IPTU Heri menjelaskan bahwa pembentukan Desk Ketenagakerjaan oleh Polri merupakan langkah strategis untuk mempercepat penanganan masalah hubungan industrial, mencegah konflik sosial, serta memperkuat koordinasi antara kepolisian, dinas tenaga kerja, serikat pekerja, dan perusahaan.

“Polri hadir untuk melakukan deteksi dini, fasilitasi komunikasi, serta mendukung penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan tanpa mengambil alih kewenangan hubungan industrial,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rudy dari Divisi Keselamatan Pekerja Buruh menegaskan bahwa seluruh elemen serikat buruh berkomitmen menjaga situasi Kota Sorong tetap aman dan kondusif menjelang Hari Buruh Internasional.

Ia memastikan bahwa peringatan May Day tahun ini akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan tidak mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ditutup dengan pembagian sembako secara simbolis kepada perwakilan serikat buruh. Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 18.40 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua Barat Daya berharap sinergitas dan kesepahaman bersama antara aparat keamanan dan seluruh elemen buruh terus terjalin, sehingga peringatan May Day 2026 dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif di Kota Sorong. (Stevi)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini