27.3 C
Sorong
Beranda Papua Barat Daya Sebanyak 21 Nama Pejabat eselon II  Dilantik Gubernur Provinsi Papua Barat Daya

Sebanyak 21 Nama Pejabat eselon II  Dilantik Gubernur Provinsi Papua Barat Daya

73
Gubernur Papua Barat Daya Melantik Esellon II
Gubernur Papua Barat Daya Melantik Esellon II
- Iklan Berita 1 -

SORONG-PBD, Monitorpapua.com – Sebanyak 21 pejabat eselon II  dilantik Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bukanlah bentuk balas jasa, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata.

Demikian ditegaskan Gubernur Elisa Kambu dalam sambutannya  pelantikan dan sumpah janji Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Gubernur lantai 3 pada Senin (9/2/2026). Mengawali sambutan, Gubernur Elisa Kambu mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Elisa Kambu menegaskan seluruh proses yang terjadi, termasuk pelantikan, berlangsung semata-mata atas izin dan perkenan Tuhan.

“Kita semua bisa berada di ruangan ini dalam keadaan baik dan aman bukan karena kekuatan manusia, tetapi karena anugerah Tuhan. Kita tidak perlu berpolemik atau bertikai dalam proses seperti ini. Apapun caranya, semua ini adalah kehendak Tuhan,” tegas Elisa Kambu.

Gubernur mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, seraya menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan kesempatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa kemajuan bagi Provinsi Papua Barat Daya.

Ia menegaskan proses pelantikan dilakukan berdasarkan aturan dan sistem kepegawaian yang berlaku, bukan atas dasar kepentingan pribadi maupun politik.

“Pelantikan ini tidak dilakukan dalam rangka balas budi atau balas jasa. Ini murni untuk kepentingan organisasi dan kemajuan daerah. Siapa pun yang diberikan kepercayaan harus bekerja maksimal dan siap dievaluasi,” tegasnya.

Elisa Kambu juga mengungkapkan mulai tahun ini, penilaian kinerja melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) akan menjadi dasar utama evaluasi dan penentuan keberlanjutan jabatan para pejabat.

“Mulai tahun ini, SKP akan menjadi instrumen utama. Dari hasil evaluasi itulah akan ditentukan apakah seseorang dipertahankan, dipindahkan, atau diganti. Rotasi dan rolling jabatan adalah hal biasa untuk penyegaran organisasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurutnya, pimpinan OPD tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus mampu mengonsolidasikan seluruh staf agar bergerak bersama sebagai satu tim.

“Kita boleh pintar, tapi kepintaran saja tidak cukup. Kita butuh kerja sama, kemitraan, dan sinergi. Pemerintahan tidak akan berjalan baik jika bekerja sendiri-sendiri,” katanya.

Ia juga mengingatkan para pimpinan OPD agar tetap menjaga jarak profesional dengan bawahan, namun tetap membangun komunikasi yang sehat dan bertanggung jawab.

“Dekat dengan staf itu boleh, tetapi jangan kehilangan wibawa sebagai pimpinan. Tanggung jawab tetap ada di pundak pimpinan OPD,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Elisa Kambu meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera menuntaskan serah terima jabatan, termasuk penyelesaian dokumen dan aset, agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Setelah pelantikan ini, saya minta tidak ada penundaan. Semua serah terima jabatan harus segera diselesaikan demi kelancaran pemerintahan dan pelayanan publik,” pungkasnya.

Para Pejabat Eselon II yang dilantik Gubernur PBD
Para Pejabat Eselon II yang dilantik Gubernur PBD

Adapun 21 pejabat eselon II yang dilantik, yakni:

Yakob Kareth, dari Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dilantik sebagai Kepala Bapperida Papua Barat Daya.
George Yarangga, dari Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan menjadi Kepala BPBD Papua Barat Daya.
Johny Way, dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat Daya.
Atika Rafikah tetap menjabat Asisten Administrasi Umum.
Suroso tetap menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Papua Barat Daya.
Yusdi Lamatenggo, dari Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Julian Kelly Kambu, dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Victor Solossa, dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Menase Jitmau, dari Kepala DPMPTSP menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Rahman, dari Kepala Bapperida menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Vincent Baay, dari Kepala Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Satpol PP dan Penanggulangan Bencana menjadi Kepala Satpol PP dan Damkar.
Adolf Kambuaya tetap menjabat Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan.
Yakobus T. Pabimbin, dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
Absalom Solossa, dari Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
Bernardus Asmuruf, dari Sekretaris MRP Papua Barat Daya menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
Selvyana Sangkek, dari Kepala Badan Kesbangpol menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.
Irma Riyani Soelaiman, dari Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Eksan Musa’ad tetap menjabat Kepala Biro Perekonomian Papua Barat Daya.
Novianto Zulkarnain tetap menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
Anhar Akib Kadar tetap menjabat Kepala Biro Pemerintahan Otonomi Khusus.
Eltje S. Doo, dari Kepala Biro Umum menjadi Kepala Dinas Kominfo Papua Barat Daya. Dan pelantikan berlansung aman di ruangan rapat utama kantor gubernur papua Barat Daya. (Stevi, Renti)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini