25.8 C
Sorong
Beranda Maybrat Intelektual Muda Aifat Timur: Tiga Warga Sipil Kampung Ainot Maybrat Aifat Timur...

Intelektual Muda Aifat Timur: Tiga Warga Sipil Kampung Ainot Maybrat Aifat Timur Ditembak Aparat Militer

38
Intelektual Muda Aifat Timur Thomas Mate menegaskan tiga warga sipil di Kampung Ainot Maybrat Aifat Timur diduga kuat ditembak oknum aparat militer
Intelektual Muda Aifat Timur Thomas Mate menegaskan tiga warga sipil di Kampung Ainot Maybrat Aifat Timur diduga kuat ditembak oknum aparat militer
- Iklan Berita 1 -

MAYBRAT-PBD, Monitorpapua.com.-  Intelektual Muda Aifat Timur Thomas Mate menegaskan tiga warga sipil di Kampung Ainot Maybrat Aifat Timur diduga kuat ditembak oknum aparat militer. Hal ini ditegaskan Thomas Mate setelah melakukan investigasi terkait kejadian beberapa hari lalu yang menimpa 3 orang warga sipil, tepatnya di Muara Kali Aifam wilayah geografis Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat.

Sebagaimana hasil investigasi, kate Thomas Mate, korban penembakan adalah Silvester Assem, Silviana Sorry, Dan Annike Fatie. Mereka merupakan murni masyarakat sipil berasal dari Distrik Aifat Timur Tengah.

“Saya atas nama pribadi sekaligus tokoh intelektual muda Aifat Timur mengutuk keras tindakan yang tidak manusiawi yang dilakukan oknum bersenjata terhadap warga sipil Aifat Timur beberapa hari lalu,” tegas Thomas Mate.

“Saya juga membantah statemen yang disampaikan Pangdam Kasuari, yang menyatakan bahwa luka yang dialami tiga (3) orang korban luka itu bukan luka tembak melainkan luka sayatan yang kena alat tajam,” ujar Mate.

Tokoh intelektual muda itu menegaskan sejumlah pihak telah melakukan investigasi dan melihat sama-sama. “Ada saksi kunci di tempat kejadian dan saksi ini sudah menceritakan garis-garis besar kronologis kejadiannya,” tegasnya lagi

Lalu mengapa, tanya  Thomas Mate ada statemen yang bersifat miring lagi dari Pangdam Kasuari? Pada prinsipnya lanjut Thomas Mate, ada saksi kunci dan korbanya masih hidup. Jadi, stop keluarkan pernyataan atau statemen liar di media. Karena kejadian ini terjadi di tengah-tengah persiapan menjelang Perayaan HUT NKRI KE 81 TAHUN , pada tanggal 17  Agustus 2026

Patut dipertanyakan, mengapa ada kejadian seperti begini. “Kalau seperti begini, kami sudah tidak percaya terhadap TNI yang ditugaskan untuk menjaga keamanan di wilayah Maybrat terutama di Bumi Aifat Timur – Maysomara,” paparnya.

“Saya Intelektual Muda Aifat Timur meminta kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat harus ada Teguran Keras Kepada oknum TNI. Bila perlu ditarik secara menyeluruh pasukan TNI Non Organik yang bertugas Di Wilayah Aifat Timur. Dan Pemerintah Kabupaten Maybrat harus bertanggung jawab penuh kepada pihak korban dari pengobatan sampai pembayaran Asuransi. Asuransi Itu harus dibayar secara Adat versi Maybrat Aifat Timur / Moskona. (*/TM)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini