Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Apel Konsolidasi TNI-Polri Pasca Operasi Ketupat dan Perselisihan Pemilu

0
55
- Iklan Berita 1 -

JAYAPURA, Monitorpapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A. Rodja dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring dilaksanakan kegiatan apel Konsolidasi TNI Polri pasca operasi Ketupat dan kesiapan PAM sidang perselisihan hasil pemilihan umum tahun 2019, bertempat di Makodam XVII/Cenderawasih pukul 09.00 Wit, Kamis (13/6).

Dihadiri Danlanud Silas Papare Marsma TNI Ir Tei Bowo Budi Santoso, MM.M.Tr (Han), Kabinda Provinsi Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon, Ka Jasa Raharja Papua Marganti Sitinjak, SH.,  Kabasarnas Papua, Kasdam dan PJU Kodam XVI Cenderawasih, Irwasda dan PJU Polda Papua, Kapolres Jayapura kota dan seluruh peserta apel.

Adapun amanat yang disampaikan oleh Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring yaitu, selaku Pangdam XVII/ Cenderawasih dan pribadi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin, kepada para prajurit TNI Polri yang beragama Islam semoga amal ibadah dan puasa yang telah dilaksanakan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga makna Idul Fitri membawa kedamaian serta terwujudnya rasa kebersamaan di bumi cenderawasih yang kita cintai.

Baru saja kita melaksanakan kegiatan operasi dapat berjalan dengan lancar sehingga umat Islam dapat merayakan hari raya dengan penuh ketenangan hal ini merupakan suatu keberhasilan bagi kita semua, serta ini sinergitas TNI-Polri dan seluruh unsur terkait.

Untuk itu selaku Pangdam XVII/Cenderawasih, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit TNI-Polri, Forkopimda propinsi Papua dan kabupaten Jayapura, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan operasi.

“Saya juga berharap kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk senantiasa meningkatkan kerjasama pemerintah Daerah dan steakholder serta seluruh elemen masyarakat dalam rangka sidang perselisihan pemilihan umum PHPU dengan harapan di Provinsi Papua yang kita cintai ini dalam keadaan aman dan kondusif agar tetap terpelihara sinergitas guna mengantisipasi situasi yang terjadi di wilayah Papua karena rangkaian pilpres belum selesai,” ujar Pangdam

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja dalam amanatnya menyampaikan, bahwa operasi ketupat 2019 untuk mengamankan lebaran, sehingga masyarakat, anggota yang beragama Islam dapat melaksanakan perayaan Idul Fitri dengan aman dan lancar. Telah kita lalui bersama operasi ketupat di mulai dari 29 Mei 2019 sampai 10 Juni 2019.

“Saya ingin menginformasikan kepada kita semua bahwa selama operasi ketupat telah terjadi 22 kasus kecelakaan lalu lintas dimana ada 8 orang yang meninggal dunia, 19 orang luka berat 17 luka ringan, kerugian material selama pelaksanaan operasi Rp. 197.800.000,.,”terang Kapolda

Selama pelaksanaan operasi ketupat, kata Kapolda, situasi dan kondisi khususnya di Propinsi Papua berjalan dengan aman dan tertib tidak ada hal-hal menonjol yang terjadi di wilayah hukum kita. Seperti halnya yang sudah disampaikan Pangdam, pemilu sudah selesai namun masih ada perselisihan yang saat ini perselisihan itu telah ditangani oleh Mahkamah Konstitusi artinya rangkaian pemilu belum selesai, imbas dari perselisihan itu bisa terjadi di wilayah hukum kita Tanah Papua, terutama bagi calon legislatif maupun partai politik yang tidak puas dengan hasil pemilu.

Saya ingin mengajak kita semua untuk tetap waspada tetap menyiapkan diri kita, apel konsolidasi operasi ketupat dan apel kesiapan kita bilamana keputusan hasil pemilu diumumkan kita sudah siap, dan sampai jajaran paling depan kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi hasil yang akan diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi.

Kebersamaan TNI-Polri telah begitu kompak ini semua kita lihat secara hirarki bagaimana panglima TNI dengan Kapolri begitu kompak dan sampai kejajaran yang paling depan, kekompakan, kerjasama, keharmonisan antara TNI-Polri dibawah kepemimpinan Panglima TNI dan Kapolri berjalan dengan baik.

Ini perlu kita pertahankan semua bukan hanya di tingkat pimpinan tetapi kepada seluruh jajaran paling depan supaya masyarakat dapat melihat soliditas dan keharmonisan TNI-Polri tetap terjaga. Kami ucapkan terimakasih atas bantuan dukungan dari Pangdam dan seluruh jajaran kepada Polri. (Arifin P/Ren/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.