Kapolsek Babo Tempel Pemberitahuan: Mau Mudik, Perhatikan Anjuran Ini

43

BABO, Monitorpapua.com – Kapolsek Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, Ipda Stenlis Ayub Marani mengatakan upayanya membantu masyarakat untuk melakukan vaksin, mendapat banyak tantangan. Salah satunya beredarnya berita hoaks.

“Tak kalah penting juga adalah berita-berita hoax tentang vaksin, yang beredar. Ini juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pola pikir masyarakat,” kata Kaposek.

Kapolsek Babo Ipda Stenlis Ayub Marani didampingi Wakapolsek Ipda D Christian Bolang, mengatakan pencapaian vaksinasi Covid 19 di Babo, Kabupaten Teluk Bintuni mencapai target.

Kapolsek menjelaskan,
sejumlah masyarakat lebih percaya hoax dan ditambah masih kurangnya sosialisasi inilah yang menjadi kendala di lapangan. Tapi syukur, saat ini masyarakat mulai percaya dan berbondong-bondong mengikuti vaksinasi.

“Untuk di wilayah pesisir Bintuni, wilayah Babo tertinggi tingkat vaksinasinya,” Jadi dari 3.700 orang, 2.100 orang sudah divaksin. Walaupun pada kenyataannya itu sudah lebih. Karena ada yang tidak punya KTP dan ada juga yang punya KTP tapi NIK-nya bermasalah. Jadi belum masuk ke data.

Saat ini kami terus mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 dengan himbauan dan pengumuman melalui pengeras suara dari mobil patroli, pamflet atau baliho di tempel pada tempat umum juga melalui media sosial,” ungkap Ipda Marani.

Pada akhir penjelasannya, Ipda Marani juga menyampaikan hari ini Polsek Babo akan menempelkan pemberitahuan untuk masyarakat pelaku perjalanan yang mempunyai rencana untuk melakukan perjalanan mudik.

“Yang diperhatikan saat mau mudik adalah yang sudah vaksin pertama dan kedua itu menyertakan swab antigen/PCR. Sedangkan yang sudah vaksin ketiga tidak ada persyaratan. “Jadi mari kitong vaksin, biar kitong aman dan sehat,” ajak Kapolsek. (Stevi/Ren)

- Iklan Berita 2 -

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini