Masyarakat IMEKO di Bintuni Sampaikan 8 Aspirasi

0
155
Bupati Petrus Kasihiw, MT mendapat sambutan hangat masyarakat Imeko di Teluk Bintuni
- Iklan Berita 1 -

Monitorpapua.com, Bintuni – Komunitas masyarakat Inawatan, Metamani, Kais dan Kokoda yang tergabung dalam keluarga besar IMEKO telah menyampaikan delapan Aspirasi tertulis kepada Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT. Delapan Aspirasi itu sudah diterima Bupati. Pasalnya, selama menjabat Bupati Bintuni, keluarga Imeko di Bintuni belum pernah bertemu Bupati dan Wakil Bupati Bintuni.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw akhirnya mengambil sikap bertemu langsung dengan keluarga besar Imeko di Gaya Baru Bintuni untuk menjawab aspirasi mereka. Petrus Kasihiw dalam sambutannya meminta maaf, karena belum menyentuh masyarakat IMEKO dengan baik.

“Sebagai Bupati, kami minta maaf karena belum sempat bertatap muka dengan keluarga besar Imeko di Bintuni. Mungkin informasi yang kami terima terbatas. Namun, kesempatan seperti tatap muka dengan masyarakat semacam ini sangat bagus. Karena semua bisa menyampaikan aspirasi, dari pada satu dua orang datang bertemu saya dengan kepentingan pribadi,”ungkap Bupati.

“Mengingat masyarakat IMEKO sudah menyampaikan delapan aspirasi, maka saya (Bupati) wajib menjawab sesuai dengan kemampuan, aturan dan sebagainya. Saya sudah melihat satu dua putra putri IMEKO di pemerintahan. Tapi yang terpenting harus loyal. Artinya harus sepenuh hati membantu Bupati dan Wakil Bupati, jangan saat dipercayakan untuk menjabat, setengah hati membantu kami,”celetuk Kasihiw.

Menurut Bupati, tujuannya mengangkat pejabat dari komunitas komunitas adalah untuk melihat masyarakatnya. “Contohnya, saya mengangkat pejabat dari komunitas atau kerukunan A, maka pejabat tersebut harus melihat komunitasnya, kalau tidak bisa baru silahkan ke Bupati,” terangnya.

Sekali lagi, kata Bupati, terkait delapan aspirasi masyarakat IMEKO, “saya akan perhatikan secara bertahap, mana yang perlu  didahulukan dan mana yang membutuhkan proses panjang,”katanya.

“Nah, bagi saudara saudara saya yang beda politik saat pemilukada lalu, mari bersatu membangun Teluk Bintuni. Prinsip saya, kalau kita membangun gedung yang besar, memerlukan batu, kerikil dan pasir yang berserahkan, saat kita kumpulkan semuanya untuk membangun maka akan menghasilkan gedung yang kokoh,”ujar Petrus Kasihiw mengakiri sambutannya. (Stefi Fun/Laurent R)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.