27.3 C
Sorong
Beranda Papua Barat Daya Pastor Asli Papua Izaak Bame, Menyerukan Seluruh Manusia-Rakyat Asli Papua Memperhatikan Suara...

Pastor Asli Papua Izaak Bame, Menyerukan Seluruh Manusia-Rakyat Asli Papua Memperhatikan Suara Kenabian Pastor Amandus Rahadat

51
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2026
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2026
- Iklan Berita 1 -

SORONG-PBD, Monitorpapua.com.- Pastor Asli Papua Izaak Bame, menyerukan seluruh Manusia-Rakyat Asli Papua Memperhatikan Suara Kenabian Pastor Amandus Rahadat terkait isi Kothbah yang mengajak seluruh rakyat mendengarnya dengan penuh sukacita,

“Ucapan terima kasih kepada Pastor Amamdus Rahadat,Pr, Pastor Paroki Ketedral Tiga Raja Keuskupan Timika,”ucap Pastor Izaak Bame membuka ajakan kepada seluruh Manusia, Rakyat Asli Papua.

Betapa tidak, setelah menonton-mendengar isi Kotbah Pastor Amandus Rahadat, saya Pastor Izaak Bame,Pr, Pastor Gereja Katolik Keuskupan Manokwari-Sorong, mengungkapkan pendapat saya sebagai berikut

Pertama, Sebagai Imam Asli Papua menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pastor Amandus Rahadat atas isi kotbah yang membuka pikiran Manusia Indonesia untuk memahami persoalan yang dialami oleh Bangsa Indonesia ini terlebih bagi Manusia-Rakyat Asli Papua.

Kedua, Lewat kesempatan ini saya mengajak Imam-Imam Asli Papua supaya bersatu mendukung pikiran Pastor Amandus untuk bersama memperjuangkan hal-hal yang berkaitan erat dengan HAK HIDUP MANUSIA terutama MANUSIA PAPUA yang sedang mengalami penindasan di atas tanahnya sendiri.

HENTIKAN KEKERASAN DAN PULIHKAN MARTABAT KEMANUSIAAN DI TANAH PAPUA”
HENTIKAN KEKERASAN DAN PULIHKAN MARTABAT KEMANUSIAAN DI TANAH PAPUA (foto: istimewa)

Ketiga, Saya berharap Pemerintah Indonesia setelah mendengar kotbah Pastor Amandus Rahadat, bisa ada perubahan cara pikir dan cara  bertindak bagi Manusia-Rakyat Papua. Karena, menurut saya Manusia-Rakyat Papua tidak akan melawan Pemerintah yang sah bila Pemerintah Indonesia dari Presiden ke Presiden  memperlakukan Manusia-Rakyat Papua sebagai manusia maka Manusia-Rakyat Papua pasti tenang dan tidak melakukan perlawanan terhadap Negara.

Keempat, Kepada pemimpin Asli Papua mohon supaya memposisikan diri sebagai pembela dan pembangun kehidupan Manusia-Rakyat Papua, jangan gadai diri sama keinginan Pemerintah Pusat seperti selama ini berjalan atau lebih seram lagi pemimpin-pemimpin Manusia Asli Papua jangan anda jadi “BONEKA” bagi Jakarta – Pemerintah Pusat.

Kelima, Untuk seluruh Manusia-Rakyat Asli Papua, mari bersatu untuk bekerja membangun kehidupan yang bermartabat dengan cara urus keluarga dengan baik, jauhkan diri dari minuman Alkohol dan Narkoba, perhatikan pendidikan anak, jauhkan urusan adat yang kurang memberi manfaat pada kehidupan bersama.

Keenam, Kepada Manusia-Rakyat Asli Papua dilarang untuk jual tanah karena tanah itu simbol kehidupan jadi yang tanahnya belum dihabiskan oleh para “PERAKUS” jagalah tanah itu dan jangan jual.

Ketujuh, Kepada seluruh pemimpin Agama Manusia-Orang Asli Papua mari kita bersatu mendukung isi kotbah Pastor Amandus Rahadat, dengan cara kita berdiri bersama umat-Manusia Asli Papua berjuang menjaga dan melindungi hak hidup mereka dengan cara selalu ada bersama mereka, dalam seluruh pergumulan hidup mereka.

Kedelapan, Untuk seluruh Manusia-Umat-Rakyat Asli Papua supaya jalankan hidup berdasarkan Imanmu jangan abaikan hidup dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Akhirnya saya sampaikan limpah terima kasih kepada senior saya, Pastor Amandus Rahadat, atas isi kotbah yang memberi isi kepada saya dan teman-teman Imam Asli Papua untuk berdiri dan bersuara terhadap situasi yang terjadi di Papua saat ini dan nanti.

Klasaman, 6 Januari 2026, Pastor Izaak Bame, Pr.

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini