Penilaian Wakil Bupati Supiori Terhadap Pemilu 2019

0
61
Wakil Bupati Kabupaten Supiori Onesias Rumere S.Sos
- Iklan Berita 1 -

JAYAPURA, Monitorpapua.com – Wakil Bupati Kabupaten Supiori Onesias Rumere S.Sos menilai jalannya pemilihan Presiden dan pemilihan Legislatif sudah berjalan dengan baik, Rabu (29/5)

Menurut Wakil Bupati Supiori pelaksanaan pilpres dan pileg sudah berlangsung dengan baik dan tugas pengawalan juga sudah baik terutama dalam hal ini KPU dan pihak Keamanan TNI-Polri. “Kami memberi evaluasi semua sudah berjalan dengan aturan,” terangnya.

Kemudian kata Wakil Bupati yang terjadi di kalangan atas itu di luar dari pengawasan kita karena konsentrasi kita berada di daerah masing-masing, sehingga dari pemerintah daerah tugas yang dilaksanakan oleh pihak penyelenggara ada beberapa hal kecil yang sifatnya teknis yang kita ketemu di beberapa kampung.

Selanjutnya yang saya liat dalam pelaksanaan fisik terutama di luar daerah memang banyak yang mengalami pasang surut ya contonya di Jayapura, ada faktor teknis yang seharusnya dilaksanakan pada hari itu harus tertunda.

Kita sebagai warga negara Indonesia kita taju bahwa negara kita adalah negara hukum siapapun dia harus menyelesaikan permasalahannya ke hukum, jadi kita semua berharap untuk pihak yang kalah harus mengadu ke MK karena sesuai dengan hukum. Biar Mk yang putuskan berdasarkan data dan bukti yang akurat.

Kemudian yang saya sesalkan itu tanggal 22 Mei 2019 itu dijadikan konflik, ada pihak pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyusup ke dalam, namun karena kesigapan Kepolisian dapat menangkap beberapa orang dan ini sedang ditelusuri.

Karena kita harus tertib hukum meskipun pihak lain malah dalam kesempatan merusak tatanan hukum, ini yang menjadi pekerjaan besar untuk kedepan, apalagi kalau kita menonton di televisi Polisi sudah mengungkap ada beberapa kegiatan yang ingin membunuh tokoh tokoh nasional ini yang sudah keterlaluan.

Saya sebagai Wakil Bupati turut prihatin dengan kondisi politik sepertinya mereka yang berada di tingkat pusat ini sudah paham tapi ada juga yang merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi apa yang disampaikan presiden bahwa tidak kompromi dengan pihak-pihak yang ingin merusak Kesatuan, Persatuan, dan keamanan ini menjadi tanggung jawab diberikan kepada Kepolisian dan TNI untuk melaksanakan tindakan tegas sesuai hukum, jika ada kedapatan yang melakukan itu dengan sengaja.

Bagi saya (wakil bupati) berpeganglah pada hukum sebaiknya ditindak tegas pihak pihak yang ingin merusak, agar bisa diingatkan pada yang lain bahwa negara ini dijaga oleh aparat keamanan dan aparat hukum. (Arifn P/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.