Risma Sinambela Melatih Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman

0
128
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Ketua Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman Kota Sorong, Risma Sinambela mengadakan kegiatan melatih Ibu-Ibu Paroki untuk meningkatkan ketrampilan di pelbagai bidang. Setiap bulan Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis berkumpul bersama mengadakan kegiatan dengan tetap mamatuhi protokol kesehatan.

Demikian disampaikan Ketua DPC WKRI Paroki Santo Yohanes Pembaptis, Risma Sinambela kepada media www.monitorpapua.com di tempat kegiatan Kaum Ibu Paroki. Dijelaskan, kegiatan ini sudah dimulai sejak awal Januari 2020. “Sewaktu pandemi covid19, ibu-ibu Paroki hanya berdiam diri di rumah. Kami menawarkan program kerja berkunjung ke rumah keluarga, masak bersama dan mengadakan pelatihan mengembangkan ketrampilan dasar,” terang Risma Sinambela.

Risma Sinambela yang juga Ketua DPC WKRI Paroki Santo Yohanes Pembaptis mengatakan dirinya terus memberi inspirasi kepada Ibu-ibu Paroki agar tidak pasif melainkan aktif bekerja sehingga tetap bersemangat menjaga kondisi dan terhindar dari pemikiran negatif pandemi covid19. “Tentu ketrampilan ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga jika ada ibu-ibu yang mau mengembangkannya,” kata Risma Sinambela.

“Kaum Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis telah melaksanakan sejumlah program kerja yang nyata di tengah masyarakat meskipun terbatas karena Covid19. “Saya bersama sejumlah Ibu-Ibu Paroki yang memiliki skill, memberi bekal ketrampilan kepada Ibu-Ibu Paroki, di antaranya, memimpin ibadah, memimpin diskusi atau rapat, menanam sayur, memasak bubur manado, masakan saksang, membuat kue dan banyak kegiatan lainnya yang membantu ibu-ibu Paroki agar bisa kreatif baik di Paroki maupun dalam keluarga,” terang Risma Sinambela, ibu dari Mikael Lumbanbatu dan Natalia Lumbanbatu.

Awal Agustus 2020 ini, Ketua DPC bersama Ibu-Ibu Paroki mengadakan kegiatan masak-memasak cara menyajikan makanan ‘Bubur Manado’ dan cara membuat ‘Kue Toraja’.

Hasil pantauan media www.monitorpapua.com kegiatan Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis berlangsung dengan baik. Semua ibu memperhatikan cara membuat dan menyajikan Bubur Manado yang dilatih Ibu Elisabeth Manopo. Pasalnya, semua Ibu Paroki berasal dari suku-suku yang berbeda sehingga masing-masing suku menampilkan masakan daerahnya untuk diketahui Ibu-Ibu Paroki.

Setelah memperagakan cara menyajikan masakan asli Manado, selanjutnya, salah satu Ibu asli Toraja, Ibu Palonda memperagakan bagaimana caranya membuat kue Toraja. Semua Ibu yang hadir mengolah bahan membuat kue Toraja hingga menyajikan di meja. Akhirnya sajian menarik dari Kota Toraja “Enak dan gurih. Kue ini sangat terkenal di Toraja,” kata istri dari Yohanes Palonda.

Asyik juga berkumpul bersama kaum Ibu. Sendau-gurau, canda tawa membuat mereka bersemangat menyelesaikan ketrampilan. Waktu terus berlalu. Tak terasa semua kegiatan di hari ini terselesaikan dengan penuh kegembiraan. Risma Sinambela mengajak semua Ibu Paroki untuk terus kreatif, tingkatkan ketrampilan dan bisa jadikan modal untuk meningkatkan ekonomi keluarga. (Siska Gurning/MP)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.