SORONG, Monitorpapua.com.– General Manager ASDP Cabang Sorong, Eko Yulianto, mengatakan jelang lebaran, pihaknya mengikuti instruksi dari Pusat untuk melayani masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya. Betapa tidak, sebanyak 150 tiket diberikan gratis oleh pihak ASDP Cabang Sorong kepada para penumpang. Tentu perjelas peran ASDP sangat vital dalam menjaga kelancaran penyeberangan termasuk distribusi logistik antarpulau dan juga penumpang. Dua armada yang melayani para penumpang yakni KM. Terubuk1 dan Kalabia
ASDP telah menyeberangkan muatan barang yang membawa berbagai kebutuhan masyarakat sehingga pasokan kebutuhan dasar di wilayah kepulauan tetap terjaga karena tingginya ketergantungan masyarakat terhadap transportasi penyeberangan, baik untuk perjalanan keluarga menjelang lebaran maupun distribusi kebutuhan pokok lainnya.
Menurutnya, layanan penyeberangan bukan hanya soal memindahkan penumpang dan kendaraan, tetapi menjadi jembatan harapan masyarakat untuk tetap terhubung dengan pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Konektivitas ini sekaligus memperkuat integrasi wilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan sosial dan ekonomi Papua Barat Daya karena PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa angkutan penyeberangan..
Lebih lanjut, General Manager PT ASDP Cabang Sorong, Eko Yulianto mengatakan jelang lebaran, ASDP bergerak di bidang jasa dan angkutan penyeberangan dan pengelolaan pelabuhan penyeberangan khususnya melayani mudik lebaran di Wilayah Papua Barat Daya dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian sosial. Selain menopang mobilitas warga, jalur penyeberangan Sorong juga menjadi gerbang utama menuju Raja Ampat, destinasi wisata kelas dunia

Eko Yulianto kepada media menegaskan fungsi utama ASDP terus melayani penyeberangan antar pulau (sungai, danau, dan laut), mengelola pelabuhan, khususnya menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Jangkauan layanan yakni mengoperasikan kapal feri dengan rute yang telah ditentukan di pelabuhan Sorong, misalnya Sorong-Fakfak (PP).
“Peran Strategis Sebagai jembatan penghubung transportasi darat dan laut, serta menjadi andalan transportasi publik, terutama di wilayah kepulauan, tentu perannya sangat vital dalam konektivitas antarpulau,” terang Eko
ASDP kini melayani lintasan strategis menuju kawasan antarpulau seperti Sorong–Waisai, Sorong–Waigeo, Sorong–Kalobo, Wejim–Kofiau, Arefi–Pam, serta Gag–Gebe, guna memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata.
Sebagai penghubung antarpulau, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, andal, dan berkelanjutan agar keterhubungan wilayah 3T tetap terjaga, membuka peluang ekonomi, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Provinsi Papua Barat Daya.
Kota Sorong dan sekitarnya dilayani oleh beberapa Kapal Motor Penumpang (KMP) yang dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Beberapa KMP yang melayani rute di wilayah ini adalah:

– KMP Lema: melayani rute Sorong – Waisai (Raja Ampat), Sorong – Kokas – Babo – Bintuni, dan rute lainnya.
– KMP Terubuk I: salah satu armada ASDP yang melayani rute di Papua Barat Daya.
– KMP Kurisi: melayani rute penyeberangan di wilayah Sorong dan sekitarnya.
– KMP Arar: salah satu kapal yang melayani rute strategis di Papua Barat Daya.
– KMP Kalabia: melayani rute penyeberangan di wilayah Sorong dan sekitarnya.
Beberapa rute yang dilayani oleh KMP ini antara lain:
– Sorong – Waisai (Raja Ampat): melayani wisatawan dan masyarakat menuju Pulau Waisai, pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat.
– Sorong – Babo – Bintuni: akses vital ke provinsi Papua Barat.
– Sorong – Fakfak: melayani rute ke Fakfak dan sekitarnya.
– Sorong – Arefi – Pam: melayani jalur ke gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Jadwal dan rute dapat berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan. (Stevi, Renti)










