Dua Pastor di Paroki Santo Yohanes Pembaptis Sorong Menerangi 42 Anak Remaja

0
235
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Dua Pastor di Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman Km 14 Kota Sorong Provinsi Papua Barat menerangi hati dan pikiran 42 anak remaja dalam acara Rekoleksi memasuki masa Prapaskah 2021. Kegiatan Rekoleksi Anak Remaja bertemakan “Aku Membawa Terang” sungguh menginspirasi Dua Pastor yakni Pastor Izaak Bame, PR dan Pastor Nikolaus Jata, O.Carm., bertempat di Aula Santo Yohanes Paulus II Paroki Santo Yohanes Penbaptis Klasaman, Kamis (11/2) kemarin.

Tema Rekoleksi Anak Remaja Paroki Sto.Yohanes Pembaptis Klasaman sangat menarik karena selama 4 jam dari pukul 15.00 Wit sampai pukul 19.00 Wit, Dua Pastor membantu anak remaja untuk mengenal Sang Terang yang sesungguhnya telah ada dan menerangi dunia, inspirasi biblis dari surat rasul Paulus kepada jemaat di Efesus 5:1-2

Pada session pertama Pastor Nikolaus Jata, O.Carm hadir dan memberikan penyegaran rohani kepada 42 anak. Ia menolong mereka untuk lebih dekat dan terbuka mengenal dan mencintai Sang Terang itu.

“Mari kita belajar dari Tuhan Yesus sebagai Sang Terang sejati. Terang itu telah bercahaya dan menerangi dunia namun dunia tidak mengenal Terang itu. Maka sebagai seorang anak haruslah menuruti nasihat orangtua, hormati orangtua, memiliki kasih untuk sesama agar bisa mengenal Terang yang sesungguhnya yaitu Yesus Kristus Terang Sejati,”ajak Pastor Nikollaus dari Ordo Karmel.

Pembina Anak dan Remaja Merry Matande ikut mendampingi 42 anak remaja dalam kegiatan Rekoleksi itu sekaligus memperkenalkan 42 anak-remaja kepada Pastor Nikolaus. Selain itu, Pembina Merry Matande juga mendampingi anak remaja dengan sejumlah raangkaian kegiatan lain, sepertri game dan lomba yang bertujuan untuk memotifasi mereka dalam melayani Tuhan dan sesama.

Pertemuan kedua Rekoleksi Anak Remaja mendapat pencerahan dari Pastor Paroki, P. Izaak Bame, PR. Materi dari Pastor Paroki tentang “Terang Iman menurut seruan Paus Fransiskus”. Dalam suasana hening, 42 anak dan remaja Paroki mendalami lima hal penting untuk dijadikan pegangan hidup menggereja sesuai seruan Paus.

Pertama, kata Pastor Izaak Bame, Hidup manusia membutuhkan terang dan terang itu bukan hanya matahari, lampu, bulan, bintang, obor. “Semuanya itu penting namun yang lebih penting adalah TERANG yang bersumber dari Terang Abadi Tuhan sumber terang abadi,” ucap Pastor Izaak yang terus membimbing anak-anak Remaja di Paroki.

Kedua, lanjut Pastor Izaak, sebagai anak-anak Kristiani-Katolik lebih membutuhkan terang sejati yaitu Yesus Kristus yang adalah Terang Kehidupan.

Ketiga, Untuk mendapat terang maka datang kepada Terang itu sendiri yaitu YESUS KRISTUS .

Keempat, Terang itu sudah dialami dalam hidup anak-anak di rumah bersama bapa-mama, Kakak-Adik serta teman-teman sebaya, maka yang dibutuhkan adalah kembangkan sikap dalam semangat hidup yang menunjukkan terang itu ada dan bersinar dalam diri masing-masing.

Kelima, Jagalah diri supaya terang yang anak-anak terima lewat Sakramen-sakramen jangan redup, apa lagi padam oleh situasi hidup tetapi terus bersinar memancarkan terang di sekitarmu. Semoga pertemuan ini boleh bermanfaat bagi diri masing-masing di masa yang akan datang,” ajak Pastor Paroki

Kegiatan Rekoleksi berlangsung lancar, aman dan tertib menggikuti protokol kesehatan, mencuci tangan, menjaga jarak menggunakan masker dan handsanitizer. Kegiatan Rekoleksi akan ditutup pada Jumat di Pantai Alinda dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (Kevin Reresi/Ren/ MP)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.