SORONG, Monitorpapua.com.- Mahasiswa-Mahasiswi Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) beragama Katolik hari ini, Selasa 16 September 2026 membahas tema Siapakah Manusia dalam Kitab Suci, bersama Laurentius Reresi, S.S., M.M., Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Katolik bertempat di ruang Ahmad Dahlan Kampus Unimuda Sorong. Kehadiran ratusan mahasiswa-mahasiswi di ruangan Ahmad Dahlan untuk mendapat pengajaran pendidikan agama Katolik dan Moral membuat forum ilmiah semakin hidup.
Betapa tidak, setelah memperkenalkan diri, Dosen Laurentius Reresi, menjelaskan Kitab Suci (Deuterokanonika) mengawali pewartaan dengan menandaskan bahwa Allah itu Pencipta segala sesuatu. Kebenaran ini diungkapkan dengan pernyataan “Pada mulainya Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej. 1:1). Semesta alam dengan segala yang ada di dalamnya adalah ciptaan Allah. Dengan berfirman, “Jadilah…”, Allah membuat yang tidak ada menjadi ada. Ciptaan-Nya yang utama adalah yang berwujud Rohani yaitu Malaekat dan Manusia.

Pengarang Kitab Suci memberitakan hal-hal yang ia lihat telah terjadi: Langit-bumi dan manusia (bdk. Kej 1) Dalam Kitab Suci sering kali diwartakan adanya malaekat-malaekat yang diciptakan Allah sebelum adanya alam semesta. Malaekat adalah roh melulu, tidak berpaut dengan kebendaan. Sebelum dunia ada, mereka diciptakan oleh Allah yang Roh Abadi adanya.
Usai menjelaskan materi ini, mahasiswa-mahasiswi menjawab setiap pertanyaan yang ditanyakan Dosen Pegampu. Selanjutnya, Laurentius Reresi menjelaskan lagi Tema tentang manusia ditempatkan sebagai tema sentral oleh agama- agama di samping ajaran tentang Allah dalam dogmatika. Agama Katolik juga demikian, hal ini tampak dalam permulaan Kitab Suci yakni kitab Kejadian yang menempatkan kisah mengenai penciptaan. Tuhan menciptakan segala sesuatu untuk manusia, dan manusia itu diciptakan untuk melayani Allah, untuk mencintai-Nya dan untuk mempersembahkan seluruh ciptaan kepada- Nya. Tidak ada makhluk yang diciptakan dengan martabat yang luhur seperti manusia.
Pada bab pertama ini mahasiswa masuk pada pembahasan tentang siapa manusia dalam pandangan Kitab Suci. Sumber utama untuk mengenal siapa manusia adalah Kitab Suci. Dalam Kitab Kejadian 1: 1-31, Allah menciptakan manusia secitra dan segambar dengan Allah. Mahasiswa diharapkan mengenal diri sebagai pribadi, Citra Allah dan dipanggil agar mampu hidup sebagai Citra Allah yang selalu bersyukur atas keberadaan dirinya, menghargai hak azasi manusia, dan mampu bekerjasama dengan sesama, menjaga kelestarian lingkungan hidup serta mampu berelasi dengan Tuhan sebagai pencipta kehidupan.

Pendalaman materi ini membuat mahasiswa Unimuda mengenal siapa manusia merupakan pertanyaan pokok dalam setiap agama. Ada banyak definisi atau pandangan tentang manusia, antara lain: makhluk yang berbicara (animal loquens), hewan yang memiliki akal budi (animal rationale), makhluk simbolik (a symbolic animal), makhluk yang beretika (ethical being), makhluk yang memiliki rasa estetis (an aesthetical being); makhluk religious (a religious being) dan masih banyak definisi lain. Paham atau definisi tersebut memberikan gambaran tentang manusia dari sudut pandang tertentu. Sadar akan keterbatasan setiap definisi,
Mahasiswa Unimuda bergama Katolik ini menyadari eksistensi dirinya di Kampus ilmiah ini karena perlahan lahan dapat memahami bahwa manusia itu adalah mahkluk intelektual, mahkluk sosial. Siapa mahasiswa dan bagaimana mahasiswa memaknai kehidupan merupakan pertanyaan eksistensial dalam diri setiap pribadi untuk terus mengejar cita-cita di Kampus Unimuda tercinta ini.

Setelah mempelajari siapakah manusia dalam Kitab Suci, mahasiswa diharapkan memahami asal-usul, hakikat, panggilan, tugas dan perutusan manusia sebagai citra Allah, sehingga dapat membangun hidup yang lebih bermartabat; semakin peduli dan tanggap terhadap situasi sosial masyarakat sebagai bagian dari panggilan hidup manusia sebagai Citra Allah. Sikap dan perilaku yang jujur dan terbuka dalam membangun relasi dengan diri sendiri, sesama, lingkungan, dan Tuhan merupakan harapan yang ingin dibangun dalam proses perkuliahan di Kampus Unimuda Sorong. (Laurentius Reresi)












Semangat untuk saya
Kemampuan dan prestasi