SORONG, Monitorpapua.com.- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Muhudar Wailegi, S.Pd.I., mengapresiasi Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Lintas Agama Wilayah Papua Barat Daya, Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya melaksanakan kegiatan kerja bakti Bersama lintas agama untuk memperkokoh persaudaraan sejati membersihkan halaman Gereja GKI Imanuel Boswezen dan mengangkat sampah sepanjang jalan protokol menuju pantai reklamasi.

“Kegiatan ini secara langsung menumbuhkan kebersamaan dan silaturahmi antara pemeluk agama yang berbeda. Membersihkan tempat ibadah dan lingkungan sekitar menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi tanggung jawab bersama,” kata Kepala Kantor Kemenag Kota Sorong yang disampaikan Kepala Seksi Bimas Kristen, Daniel Weno didampingi Kepala Seksi Bimas Katolik dan Penyelenggara Hindhu.
“Mari menciptakan suasana yang lebih bersih, nyaman, dan harmonis di lingkungan tempat ibadah. Kita bersihkan halaman gereja ini. Kita perkuat sinergi dan kerjasama antarumat beragama dalam membangun masyarakat yang damai,” ucap Daniel
Terimakasih untuk semua Penyuluh Lintas Agama Kota dan Kabupaten Sorong (Muslim, Katolik, Kristen, Hindu dan Budha) baik ASN maupun non PNS menjadi contoh positif bagi bagi masyarakat umum untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan. Mari kita membersihkan halaman Gereja dan sekitarnya. Setelah itu kita berjalan menuju area reklamasi sambil menunduk memungut sampah-sampah sepanjang jalan protokol,” ajak Kepala Seksi Kristen mewakili Kepala Kantor Kemenag.
Selanjutnya, usai membersihkan halaman Gereja Imanuel, para Penyuluh merunduk di jalanan sepanjang jalan protocol Boswezen menuju Pantai reklamasi. Mereka memegang kantong plastic dan memungut sampah sepanjang jalan untuk memungut sampah, sebuah komitment membersihkan kota Sorong dari tumpukan sampah sepanjang jalan protocol.
Kegiatan Kerja bakti lintas agama ini dilaksanakan setiap bulan adalah kegiatan bersama antarumat beragama khususnya para Penyuluh ASN Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Sorong serta Penyuluh Non PNS untuk membersihkan dan merawat lingkungan sekitanya, khususnya tempat ibadah semua agama, bertujuan mempererat kerukunan, persaudaraan, dan semangat gotong royong, sekaligus wujud nyata toleransi dan komitmen menjaga lingkungan yang bersih dan harmonis.
Kegiatan ini sering dilakukan sebagai bagian dari peringatan hari besar keagamaan seperti Hari Amal Bakti Kemenag, menegaskan nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa.
Ketua Pokjaluh Lintas Agama Wilayah Provinsi Papua Barat Daya, Wutke S. Pangulimang didampingi Sekretaris Laurentius Reresi bersama pengurus Pokjaluh mengatakan tujuan kerja bakti Lintas Agama untuk mempererat kerukunan dan persaudaraan lintas agama. “Kerja bakti menjadi simbol nyata toleransi dan komitmen untuk hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman.

“Kerja bakti tidak hanya membersihkan, tetapi juga menularkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial kepada masyarakat luas agar kota Sorong tetap bersih, masyarakat hidup sehat selalu. Bulan November 2025 kita semua membersihkan halaman dan lingkungan tempat ibadah di Kabupaten Sorong,” ajak Wutke S. Pangulimang Ketua Pokjaluh Lintas Agama Wilayah Papua Barat Daya. (Laurent R)











