Ketua KPU Tambrauw : Pemindahan Surat Suara Pemilu 2019 Sesuai Mekanisme

0
84
- Iklan Berita 1 -

TAMBRAUW, Monitorpapua.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tambrauw, Abraham Imbiri meminta kepada semua pihak agar tidak saling menyalahkan terkait penyelenggaraan Pemilu 17 April 2019. Sebagai anak bangsa pihaknya sedang melakukam tahapan Pemilu secara baik dan benar.

Meskipun belum menerima dana hibah pemilu dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw. Pada hal, pengajuan dana Pemilu sudah diajukan sejak 2018 lalu. Dan bukan menjadi halangan KPUD Tambrauw untuk bekerja sesuai mekanisme dan petunjuk Undang-Undang Pemilu. “Saya sendiri berpikir dan bekerja keras tapi ada yang menghantam saya”, ungkapnya.

Selain itu, Ketua KPUD Tambrauw menjelaskan terkait penempatan surat suara di Distrik Moraid itu sudah sesuai mekanisme dan pertimbangan KPUD Tambrauw, bahkan pihak KPUD sudah berkoordinasi dengan Polres Sorong.

“Tentang pemindahan surat suara Pemilu 2019, kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pihak Polres Kabupaten Sorong, Bawaslu dan Polsek Moraid”,  tegas Ketua KPUD.

Meskipun demikian, Bupati mengatakan pihaknya tidak tahu dan mengerti soal kebijakan Ketua KPUD untuk menitipkan sementara surat suara di Distrik Moraid. Padahal, lanjutnya kantor sementara KPUD berada tepat di Distrik Sausapor yang sudah digunakan dari tahun-tahun sebelumnya.

Bupati minta dengan hormat kepada pihak KPUD agar berkoordinasi baik dengan kepolisian dan pemerintah.

Sementara, Kapolsek Sausapor Ipda L. Simanjuntak, SH dan Ketua Badan Pengawas Pemilu Tambrauw, Johanis Manyambouw menyoroti sikap KPUD Kabupaten Tambrauw yang melakukan pemindahan surat suara Pemilu secara diam-diam tanpa koordinasi dengan pihak terkait, khususnya Polri dan Bawaslu di wilayah hukum Kabupaten Tambrauw.

Ketua KPUD Tambrauw menegaskan terkait penempatan surat suara sudah sesuai mekanisme yang benar yakni Pertama telah berkoordinasi dengan Polres Sorong terkait pemindahan surat suara ke Distrik Moraid dan pengawalan ketat Polsek Moraid bukan Polsek Sausapor. Kedua, Moraid sangat aman dan strategis pendistribusian surat suara ke Distrik-distrik dan kampung. Kalau Sausapor masih jauh jangkauan distribusi surat suara.

Ketiga, kebijakan ini sangat tepat, kata Imbiri. Kami telah mendistribusikan surat suara ke semua Distrik dan kampung sesuai perintah Undang-undang serta pengawalan ketat dari Polsek Moraid pada Sabtu-Minggu (12-13 April 2019), terangnya via telpon seluler, Senin (15/4).

Ketua KPU Tambrauw menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi baik dengan semua pihak. Kami sudah lakukan koordinasi. Semua ada bukti telepon dengan Kapolres dan Kabag Ops sehingga ada surat atau Sprint dari Kapolres untuk Kapolsek Moraid. Jadi jangan salah persepsi terkait pemindahan surat suara. Kami yang tahu, kami yang bekerja. Kami mau bergesar malam hari tapi perintah Kapolres jangan karena itu dokumen negara. Maka kami lakukan pada pagi hari, kata Imbiri via telpon.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw, Johanis Manyambouw merasa kecewa dan prihatin atas sikap yang telah dilakukan pihak KPUD Kabupaten Tambrauw.

Menurutnya sikap keditaktransparan dan minim koordinasi dengan pihak kepolisian sebagai pengamanan surat suara seharusnya tidak terjadi, Karena berkaitan dengan dokumen negara yang mesti dijaga secara ketat sehingga keotentikan surat suara terjaga aman.

Ketua KPU Tambrauw sangat menyayangkan penilaian beberapa pihak yang tidak sesuai dengan realita kinerja KPU Tambrauw. Termasuk Bawaslu. Jujur saya sangat kecewa sekali dengan penilaian sepihak oknum-oknum yang memberi informasi yang tidak tepat. Seharusnya ini tidak boleh terjadi karena setiap pergerakkan surat suara sesuai mekanisme pihak kepolisian Polres Sorong dan Polsek Moraid sehingga kenyamanan surat suara terjaga secara ketat. (RED-MP/Tim/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.