KKB Hadang dan Rampas Barang Warga di Kampung Baguwo Paniai Papua

87

JAYAPURA, Monitorpapua.com – Kelompok Kriminal Bersenjata Kodap XIII Kegepa Nipo Paniai pimpinan Mathius Gobay kembali melakukan aksinya. Kelompok ini melakukan penghadangan dan perampasan barang milik warga sipil.

Kasus tersebut terjadi di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai, pada Jumat (7/10), sekitar pukul 14.40 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat diminta keterangan, Jumat (710) malam, membenarkan kejadian itu.

Kamal menjelaskan kronologi kejadian sekitar pukul 14.40 WIT tiga orang warga sipil beserta 1 personel TNI selesai mengantar profil tank (tangki air) di Distrik Aradide dan akan kembali ke Kampung Enarotali.

Pada saat melewati SMP 1 Ekadide empat orang Guru Honorer meminta untuk ikut menumpang ke Kampung Enarotali dengan menggunakan 2 unit Truk Sipil.

Dijelaskan lebih lanjut, setibanya di Kampung Baguwo, Distrik Topiyai, rombongan dihadang sekitar 20 orang KKB menggunakan empat buah senjata api.

“Seketika mereka dihadang dan KKB menyuruh turun dari truck kemudian memukul para korban menggunakan popor senjata serta ditelanjangi,” kata Kombes Kamal.

Kemudian Kelompok itu menanyakan kepada para korban apakah membawa senjata api atau tidak sembari ditendang dan membawa barang-barang elektronik milik para korban.

“Mereka hadang para korban dan menanyakan apakah membawa senjata atau amunisi. Namun tidak ada yang membawa barang-barang tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, masyarakat Kampung Baguwo yang melihat kejadian itu langsung datang dengan tujuan menyelamatkan para korban pada saat itu juga KKB meninggalkan TKP.

Personel TNI saat menerima info dari masyarakat langsung menuju ke TKP arah Kampung Enarotali, diantar tukang ojek ke Koramil 1703-01 Enarotali.

“Setelah merampas barang bawaan milik para korban KKB kemudian menyuruh para korban untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Enarotali,” ucap Kamal.

Kabid Humas menambahkan, dari kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun para korban mengalami sejumlah luka lebam akibat dianiaya KKB.

“Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, 2 truck yang membawa delapan masyarakat itu tiba di Koramil 1703-01 Enarotali dalam keadaan aman namun terdapat luka lebam akibat terkena pukulan Popor Senjata oleh KKB,” tandasnya. (*/stevi fun/Melvin Gurning)

- Iklan Berita 2 -

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini