Mengenal Santa Claus DPC WKRI dan Komunitas Teresa Kalkuta 

58

SORONG, Monitorpapua.com – Dewan Pimpinan Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia (DPC WKRI) bersama Komunitas Ibu-Ibu Santa Teresa, Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman Sorong telah menyelesaikan tugas perutusan Gereja. Mereka mengadakan kegiatan dan kunjungan ‘Santa Claus’ selama dua hari, Sabtu 9 Desember – Minggu, 10 Desember 2023.

Kegiatan ini dipimpin Ketua DPC WKRI, Sartika Siska Gurning bersama semua pengurus DPC. Mereka menyiapkan semua perlengkapan dan peran Santa Claus, Saint Piet atau Piet hitam, Putri Peri, Badut. Ada juga kado, bingkisan dan kendaraan yang ditumpangi untuk berkeliling kota Sorong.

Siapakah orang yang dikagumi anak-anak ketika melihat sosok yang tampil elegan, berwibawa dan sangat ramah serta mampu memikat hati anak-anak? Tentu, namanya Santa Claus. Namun anak-anak dan orangtua di Paroki Santo Yohanes Pembaptis masih penasaran ingin mengetahui wajah Santa Claus.

Sinterklas adalah tokoh dalam berbagai budaya yang menceritakan tentang seorang yang memberikan hadiah kepada anak-anak, khususnya jelang Hari Natal.

Dia bernama Nikolaus, seorang uskup yang memberikan hadiah kepada orang-orang miskin. Tokoh Santa kemudian menjadi bagian penting dari tradisi Natal di dunia barat dan juga di Amerika Latin, Jepang dan bagian lain di Asia Timur. Hari Sinterklas dirayakan di seluruh dunia setiap tanggal 6 Desember.

Sebelum menjadi orang suci, Nicholas adalah seorang anak laki-laki yatim piatu yang lahir di kota Romawi kuno Patara. Santo Nick memberikan warisannya kepada “yang membutuhkan, yang sakit, dan yang miskin”, menurut Vatikan News.

Kebaikan Nikolaus ini diperankan oleh sejumlah orang yang ingin melakukan kunjungan ke rumah-rumah membawa bingkisan Natal.

Masyarakat menggabungkan sosok Nicholas yang dinilai identik dengan perayaan Natal, yaitu hari kelahiran Yesus. Santa yang selalu menyebar pesan baik, dianggap masyarakat mirip dengan Yesus Kristus, sehingga menjadikan sosok Santa Claus melekat pada saat perayaan Natal.

Hal inilah yang dihayati dan diperankan DPC WKRI Paroki Santo Yohanes Pembaptis bersama Komunitas Santa Teresa Kalkuta. Siapakah Santa Claus dalam komunitas ini? Mari kita simak bersama

Biasanya Santa Claus diperankan oleh kaum bapak. Namun di tahun 2023, Santa Claus diperankan oleh Ibu-Ibu Paroki Sto. Yohanes Pembaptis.

Hari Pertama, Santa Claus : siperankan oleh Ibu Meike Karundeng Saint Piet: Ibu Agnes Rahmawati, Ibu Esti Yempormase, dan Putri Peri Ibu Nensi Sitinjak serta pasukan pembawa karung.

Sedangkan hari Kedua, Santa Claus diperankan oleh Ibu Nancy Manurung, ditemani banyak piet hitam.
Mereka mengunjungi 60 anak yang rumahnya sangat jauh, jalan rusak, becek, hujan dan angin. Namun tak menyurutkan semangat tim ibu-ibu untuk menyelesaikan tugas pelayanan di hari itu.

“Ibu-ibu sangat bersemangat mengunjungi anak-anak meskipun kami pulang malam hari namun semua bisa berjalan dengan baik,”ujar Ketua DPC WKRI. (Siska G, K.Vatikano)

- Iklan Berita 2 -

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini