Menteri ESDM Ignasius Jonan: Bupati Gabriel Asem, SE. M.Si Pemimpin Terbaik

0
446
- Iklan Berita 1 -

Monitorpapua.com., TAMBRAUW – Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan mengapresiasi kepemimpinan dan keberhasilan Bupati Kabupaten Tambrauw, Gabriel Asem, SE.MSi membangun Kabupaten Tambrauw. Betapa tidak, Menteri ESDM meninjau langsung beberapa titik sentra pembangunan yang dilakukan Bupati Gabriel Asem di Kabupaten Tambrauw.

“Provinsi Papua Barat memiliki satu lagi Bupati terbaik di NKRI yakni Bupati terpilih Kabupaten Tambrauw Gabriel Asem, SE.MSi dan Wakilnya, Mesak Metusala Yekwam, SH., Keduanya patut mendapat apresiasi dan penghargaan karena telah membangun Kabupaten Tambrauw dengan dana APBD yang sangat kecil. Kita patut berbangga karena Bupati Gabriel Asem mau membangun Kabupaten Tambrauw dengan susah payah,” ungkap Menteri ESDM, Ignasius Jonan di Tambrauw.

Menurut Menteri ESDM, sosok seperti Gabriel Asem patut dicontohi pemimpin di negeri ini. “Bupati Gabriel Asem adalah Bupati terrbaik karena membangun Tambrauw, melihat rakyatnya, mensejahterakan rakyatnya. Ia pantas memimpin Kabupaten Tambrauw,” ucap Menteri ESDM pekan lalu sebelum meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro (PLTM).

Selain itu, Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, juga mengakui keberhasilan Bupati Gabriel Asem adalah putra terbaik Tambrauw. “Saya sudah beberapa kali melihat pembangunan di Kabupaten Tambrauw, medannya sangat berat, wilayahnya sangat luas. Saya (Gubernur Red) pasti memberi bantuan kepada Pemda Tambrauw, berdoa saja supaya bantuan terus mengalir untuk rakyat Tambrauw. Bupati Gabriel Asem dikenal publik sebagai pemikir, pencetus dan pelaksana atau ‘arsitek’ pembangunan dan pemerintahan kabupaten Tambrauw sehingga kami bisa datang melihat keberhasilannya membangun daerah ini,” ungkap Gubernur.

Memasuki usia Kabupaten Tambrauw ke-10 tahun, rakyat di seluruh pemerintahan Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat merasakan perjuangan Bupati Gabriel Asem, dan Wakil Bupati Kabupaten Tambrauw Mesak Metusala Yekwam, SH untuk memimpin kembali kabupaten Tambrauw periode 2017-2022. “Kami berharap Menteri ESDM dan Gubernur Papua Barat bisa membantu Pemda Tambrauw,” ungkap Bupati.

Kesuksesan Bupati Kabupaten Gabriel Assem, SE., MSi., telah mengantarnya untuk memimpin kembali Kabupaten Pegunungan Tambrauw ini. Terbukti Gabriel panggilan akrab Bupati telah melakukan banyak perubahan di pelbagai bidang. Bahkan, rakyat pegunungan, pesisir pantai dan lembah merasa bangga karena sosok Gabriel Asem adalah pemimpin bertangan dingin ini, selalu memperhatikan kesejahteraan rakyat. Kepada rakyatnya, Gabriel Asem ingin membuktikan tekadnya lagi membangun Kabupaten Tambrauw baik di bidang pemerintahan maupun infrastruktur dasar dan perekonomian serta pendidikan.

Tekad Bupati Tambrauw, Gabriel Asem membangun Tambrauw mengantarnya untuk menerima penghargaan dari Presiden RI pada 17 Agustus 2017 lalu. Betapa tidak, sejumlah infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, puskesmas, perkantoran, perumahan rakyat, tiga buah jembatan terbesar yang menghubungkan satu distrik dengan distrik lainnya terealisasi dengan baik. Bahkan telah ada menara telkomsel untuk mempermuda para investor. Pada hal lima tahun lalu, Kabupaten Tambrauw masih dipenuhi hutan belantara. “Jadi lima tahun pertama membangun Kabupaten Tambrauw hanya dengan tangis dan air mata,”kenang Bupati terpilih Gabriel Asem.

Sosok pribadi Gabriel Asem lahir di Distrik Kebar Kabupaten Tambrauw 26 Oktober 1963 silam, anak pasangan dari Markus Asem dan Rufina Momo. Ayahnya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS, sekarang ASN) di dinas kehutanan dan sangat peduli pada pendidikan dan masa depan Gabriel Asem beserta saudaranya. Gabriel mulai mandiri ketika ayahnya memasukkannya ke dalam asrama Katolik dan menyelesaikan pendidikan dasar di SD Snopi  Di sinilah awal kemandirian Gabriel kecil.

Setelah menamatkan pendidikan SD Tahun 1977, Gabriel melanjutkan pendidikan di tingkat SMP Katolik Sto. Don Bosco Fakfak. Kejujuran dan kedisiplinan Gabriel Asem membuahkan hasil sehingga membuatnya lulus SMP dengan nilai sangat memuaskan sehingga Ia bertekad meraih cita-citanya menjadi Imam (Pastor-Red). Maka setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA Sto. Agustinus Sorong, Gabriel menatap masa depannya dengan keinginannya untuk lebih memilih masuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Akuntansi di Makassar. Pilihannya menjadi Imam atau Pastor tidak terealisasi karena Gabriel ingin berlalangbuana ke seantero nusantara. Semasa kuliah, Gabriel terlibat dalam organisasi kampus. Ia dipercayakan menjadi pengurus Asrama Kamasan 4 Makassar dan sebagai Koordinator Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Gabriel akhirnya menamatkan pendidikan dan memperoleh gelar sarjana ekonomi tahun 1994.

Setelah menamatkan pendidikannya, Gabriel Asem diterima sebagai CPNS di Pemda Kabupaten Sorong. Setahun kemudian, tahun 1998 suami dari Andjela Kalay Asem diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Berkat kejujuran, kedisiplinan dan latarbelakang ilmu ekonomi serta ditunjang dengan kemampuannya, Gabriel dipercayakan sebagai pegawai Inspektorat Kabupaten Sorong dan menjabat sebagai Pemeriksa Pembantu. Tahun 2001, Gabriel Asem dipromosikan menjadi anggota Direksi PDAM dengan gemar berolahraga beladiri (karate) dipromosikan lagi menjadi Kepala Bidang Pembukuan BPKAD Kabupaten Sorong. Perjuangan meniti karier sangat menantangnya sehingga tahun 2007, Gabriel Asem menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi dan Pembangunan di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta

Pemekaran Kabupaten Tambrauw tahun 2008 menjadi titik awal Gabriel Asem dipercayakan menjadi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tambrauw. Akhirnya, tahun 2011, Gabriel Asem mengikuti pemilihan Bupati Kabupaten Tambrauw berpasangan dengan Yohanes Yembra dan terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2011-2016. Sosok Pribadi Gabriel Asem yang dengan senyum khasnya dan santun membuatnya diterima rakyat. Setelah meraih kesuksesan memimpin Kabupaten Tambauw periode pertama, Kini. Gabriel Asem dilantik Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan atas nama Presiden RI di Manokwari Papua Barat. Gabriel berpasangan dengan Mesak Metusala Yekwam, SH terpilih memimpin Kabupaten Tambrauw periode 2017-2022.

“Gabriel Asem adalah figure Bupati terbaik di NKRI,” ungkap Menteri ESDM di Tambrauw meresmikan PLTM dan Bandara Weruru. Terbukti, kata Menteri ESDM, ia mampu membangun Kabupaten Tambrauw. “Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena berkat-Nya, saya dipanggil untuk membangun Kabupaten Tambrauw, mensejahterakan rakyat agar lebih bermartabat dan selangkah lebih maju sehingga bisa sejajar dengan Kabupaten lainnya di Indonesia,” ungkap Bupati terpilih Gabriel Asem.

“Kami ingin membuktikan tekad mengubah pola pikir dan peradaban masyarakat di Kabupaten Tambrauw dari keterbelakangan, kemiskinan, kesehatan dan pendidikan dengan pelbagai cara yang sangat tepat. Kemajuan pembangunan di segala sektor adalah bukti nyata harus terlaksanaa visi dan misi Bupati Tambrauw. Hal ini juga tidak terlepas dari kerja sama yang baik seluruh elemen masyarakat dan pelbagai pihak, termasuk investor domestik maupun mancanegara dalam upaya pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional. Pemda Tambrauw ingin membuktikan tekad mencerdaskan anak-anak Papua agar kelak mampu mengelola SDM Papua yang kaya raya di Kabupaten Tambrauw,” terang Bupati.

Kedatangan Menteri ESDM ke Kabupaten Tambrauw menjadi moment penting bagi Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan dan Bupati Tambrauw, Gabriel Asem. Pada kesempatan itu, Gubenur Papua Barat mengucapkan terima kasih kepada Menteri ESDM yang mau datang ke Papua dan meresmikan PLTMH dan Bandara Werur. “Semua untuk rakyat di Tanah Papua,” kata Gubernur Papua Barat. (Laurent R/Siska G )

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.