24.7 C
Sorong
Beranda Rohani Mimbar Agama Katolik : “Kekuatan Doa”

Mimbar Agama Katolik : “Kekuatan Doa”

18
Setiap orang beriman pasti percaya kepada Allah
Setiap orang beriman pasti percaya kepada Allah
- Iklan Berita 1 -

SIARAN MIMBAR AGAMA KATOLIK DI RRI SORONG,

Laurentius Reresi Penyuluh Agama Katolik Kota Sorong yang bekerja di Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, setiap minggu tepatnya di hari Kamis membawakan acara Mimbar Agama Katolik di Radio Republik Indonesia Sorong. Mimbar Agama Katolik disiarkan setiap hari Kamis pukul 05.00 Wit. Para pendengar setia Mimbar Agama Katolik mendapat tempat di hati pendengar setia Radio Republuk Indonesia.. Karena Sabda Tuhan menjadi pelita hidup semua orang. Pekan ini, tema Mimbar Agama Katolik yakni “Kekuatan Doa”

SORONG, Monitorpapua.com.- Setiap orang beriman pasti percaya kepada Allah. Mereka berdoa dan berdoa karena doa adalah landasan hidup orang beriman. Bahkan doa harus menjadi yang pertama dan utama sebelum memulai dan setelah mengakhiri kegiatan. Berdoa bukan sekedar kata-kata manis yang keluar dari mulut kita. Berdoa berarti berkomunikasi dengan Tuhan secara lebih dekat, Maka berdoa harus dilandasi penyerahan diri kepada Tuhan dan yakin Tuhan pasti mendengar dan mengetahui apa yang terbaik dalam hidup kita.

Kita semua pasti pernah mengalami masa-masa genting atau masa-masa yang sangat berbahaya, tegang bahkan hampir kehilangan harapan. Dalam situasi demikian, bagaimanakah sikap kepercayaan kita kepada Sang Pencipta.

Mari kita lihat sikap Doa Tuhan Yesus

Tuhan Yesus selalu berdoa kepada Bapa-Nya di Surga. Ia selalu berdoa dalam kondisi apa pun bahkan di waktu genting. Pada perjamuan malam terakhir, Yesus berdoa kepada Bapa bagi murid-murid-Nya. Pada hal Yesus tahu malam itu adalah malam terakhir hidup-Nya. Tindakan Yesus itu juga diteladani para murid-Nya ketika mereka kembali ke Yerusalem setelah Yesus terangkat ke Surga. Pada hal situasi di Yerusalem, saat itu, pasti bukan tempat yang aman bagi para pengikut-Yesus. Sebab di Yerusalem para murid bukan semata-mata berkumpul melainkan “sehati dalam doa” (Kis.1:14).

Injil hari ini mengisahkan bagaimana Yesus berdoa kepada para murid-Nya. Ia meminta kepada Bapa agar memelihara para murid dalam nama-Nya agar mereka menjadi satu sama seperti Yesus dan Bapa adalah Satu adalah Kesatuan yang ada di antara Yesus dan Bapa adalah satu kesatuhan kehendak-Nya. Yesus datang untuk melakakan kehendak Bapa  Yesus datang untuk melakukan kehendak Bapa. Yesus datang ke dunia untuk melakukan kehendak Bapa. Dengan kata lain, Yesus meminta adar para murid bersatu dan melakukan kehendak Bapa. Yesus juga meminta agar diajuhkan dari segala godaan apapun  pun yang mau menjauhkan mereka dari Kasih Bapa. Doa ini adlaah pertangung jawaban Yesus kepada Bapa-Nya atas tuga dan perutusan yang telah Ia lakukan selama  masa hidup-Nya.

Kita semua pasti mempunyai masa-masa sulit atau genting. Kita pasti pernah mengalami masa susah atau masa-masa sulit bahkan tak berdaya, misalnya kondisi keuangan, keluarga yang tidak aman, ada yang yang merasa tegang karena menunggu hasil ujian kelulusan sekolah. Ada juga yang kehilangan harapan karena situasi hidup yang menyesakkan.

Hari ini kita diingatkan Tuhan dalam kondisi apa pun terutama pada masa genting, berdoalah kepada-Nya. Dialah yang mendatangkan damai sejahtera, kekuatan dan jalan keluar. Hal ini bisa terjadi kerena kita mau datang kepada Tuhan dan mempercayakan  kehidupan kita daam perlindungan kasih-Nya. Amin (PH/*Renti)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini