Pelabuhan Sausapor dan Mega Sentra Pelayanan Rakyat

0
232
- Iklan Berita 1 -

Monitorpapua.com, Tambrauw – Pelabuhan Sausapor masih dikelola pihak Pemda Raja Ampat sehingga semua pungutan di pelabuhan masih dalam pengawasan Pemda Raja Ampat. Hingga saat ini aktivitas penumpang dan  bongkar-muat kapal masih berlangsung di pelabuhan Sausapor Kabupaten Tambrauw.

Laporan Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, SE.MSi kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan waktu berkunjung ke Tambrauw waktu itu, mengatakan hingga sekarang pelabuhan laut Sausapor masih dikelolah Pemda Raja Ampat. Bupati berharap, pelabuhan tersebut bisa dikelolah sendiri oleh Pemda Tambrauw

Selain pelabuhan laut Sausapor, Kabupaten Tambrauw memiliki satu pelabuhan laut lagi di wilayah Mega, Distrik Moraid yang tidak ‘bertuan’ karena belum difungsikan Pemda Tambrauw. Pada hal pelabuhan laut ini menjadi sentra pelayanan angkutan laut bagi rakyat di distrik-distrik sekitarnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw sedang berupaya mengaktifkan kembali pelabuhan laut Mega di Distrik Moraid dengan upaya meminta perhatian Pemerintah Pusat untuk membantu Pemda Tambrauw menambah fasilitas.

Hal ini penting bagi Pemda Tambrauw karena pelabuhan Moraid sangat strategis bagi rakyat dan demi kelancaran serta mobilisasi Apatur Sipil Negara (ASN) yang akan bekerja di pusat  Ibukota Kabupaten Tambrauw di Fef.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kabipaten Tambrauw, Abdul Malik Kastella, SH

Usulan Pemda Tambrauw ini menjadi catatan  khusus bagi Menteri Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM),  Ignasius Jonan sewaktu berkunjung ke Sausapor Kabupaten Tambrauw karena langsung meninjau pelabuhan laut Sausapor dan pelabuhan laut Mega, Distrik Moraid waktu itu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) pun telah melayangkan surat kepada pihak Kementrian Perhubungan  RI di Jakarta terkait pelabuhan laut Mega di Distrik Moraid agar segera dioperasikan dengan baik. Pasalnya, pelabuhan tersebut sangat strategis bagi pelayanan jalur laut yang bisa mempermuda kinerja Pemda Tambrauw untuk melayani masyarakat ke pusat Kabupaten Tambrauw di Fef.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kabipaten Tambrauw, Abdul Malik Kastella, SH kepada monitorpapua.com di Sausapor mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw sedang berupaya mengaktifkan kembali pelabuhan laut Mega di Distrik Moraid. Hal ini dilakukan Pemda karena pelabuhan Moraid sangat strategis bagi kelancaran dan mobilisasi Apatur Sipil Negara (ASN) ke Ibukota di Fef.

“Pelabuhan tersebut berada tepat pada posisi strategis yang menghubungkan wilayah Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw sekaligus mempermudah para investor yang ingin menanamkan modalnya di wilayah Tambrauw dan sekitarnya. Tentu bagi masyarakat sekitar akses jalur laut sangat penting jika mereka memanfaatkan pelabuhan laut sebagai sentra pertumbuhan ekonomi,” jelas Abdul Malik Kastella.

Pada tahun ini  aktivitas Pemda Tambrauw sudah mulai berlangsung di Fef. Maka, katanya jangkauan ke Fef perlu dipikir secara matang sehingga para pegawai tidak mengalami kesulitan mengadakan perjalanan darat menuju ke ibukota Kabupaten di Fef.

Dikatakannya, jika nantinya pelabuhan itu sudah difungsikan maka basis angkutan akan ditempatkan di pelabuhan Mega untuk mengangkut para pegawai dan penduduk yang mau menuju ke Fef Ibukota definitif Kabupaten Tambrauw. (Melvin G/Laurent R)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.