Pemkab Morotai Gelar Sholat Id di Taman Kota Daruba

0
44
- Iklan Berita 1 -

MOROTAI, Monitorpapua.com – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar Sholat Idul Fitri 1440 H/2019 M, di Pelataran Taman Kota Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu 5 Juni 2019, Pukul 08.00 WIT.

Sholat Id tahun ini kata PHBI suasananya berbeda dengan tahun sebelumnya karena Sholat Id selalu dilaksanakan di lapangan MTQ Desa Darame, demikian juga Khotibnya pada tahun sebelumnya hanya menggunakan Khotib dari internal Pemkab Morotai. Namun tahun 2019 menghadirkan Khotib dari luar Daerah Pulau Morotai, yakni H.R Alpha Amirrachma,M.Phil.Ph.D.

Komisi hubungan luar negeri dan kerjasama internasional MUI pusat direktur SEAMEO regional Open Learning Center

Sementara Imam Sholat Id adalah Hi.Arsyad Haya. B. A, Ketua MUI Kabupaten Pulau Morotai, juga sebagai Imam Masjid At Taqwa desa Yayasan.

Menurut Wakil Bupati Pulau Morotai, Asrun Padoma, alasan pelaksanaan sholat Id kali ini tempatnya dipindahkan dari tempat biasa karena di lapangan MTQ ada pekerjaan proyek sehingga sikonnya tidak memungkinkan lagi.

Sementara pelataran taman kota Daruba di putuskan PHBI sebagai tempat sholat id karena menghargai sejarah, dimana lokasi ini adalah tempat deklarasi pemekaran kabupaten pulau Morotai, “lokasi taman kota ini awal perjuangan rakyat Morotai menuntut agar pulau Morotai menjadi daerah otonomi baru di Halmahera Utara, sehingga tempat ini sangat tepat untuk di jadikan tempat sholat Id dan memanjatkan doa untuk kebaikan dan kemajuan pulau Morotai,” ungkapnya

Sesuai pantauan media ini, tempatnya dapat menampung ribuan orang dan terpantau padat dengan jamah sholat id dari berbagai penjuru desa di pusat kota Daruba serta tema yang dikedepankan dalam khotbah adalah “merajut silaturahim dan ukhuwah sebagai perwujudan akhlak mulia”

Dan ada enam poin inti yang akan disampaikan khotib dalam khotbahnya, yakni

  1. Masjid akhir akhir ini menjadi sepi pertanda manusia mulai melupakan Allah. Manusia makin melupakan hak hak Allah.

2. Apapun status ataupun pilihan politik kita, seharusnya kita tetap menjaga Silahturami karena kita semua bersaudara.

3. Tidak dihalalkan seorang muslim memboikot sesamanya manusia lebih dari 3 hari. Siapa yang mau dipanjangkan umurnya harus menjaga Silahturami.

4. Sesama Muslimin, kita harus menjaga persatuan. Islam mengajarkan saling menolong karena Allah mengajarkan itu.

SebawanawataAllah.

5. Cara manusia memperkuat Ukhuwah yaitu saling mendoakan, jangan meremehkan berkat Allah, berjabat tangan, saling mencintai, saling mengunjungi karena Allah, saling menolong.

6. Mari kita menyambut hari Raya Idul Fitri dengan semangat untuk menjaga persatuan, persaudaraan dengan sesama kaum Muslimin. (Red-oje/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.