SORONG, Monitorpapua.com.- Pastor Izaak Bame, Putera asal Kabupaten Tambrauw menegaskan pelaku pembunuhan tenaga Kesehatan di Kabupaten Tambrauw bukan Pejuang Papua Merdeka sebagaimana dilansir beberapa media. Tapi tindakan Kriminal biasa. Kepada pimpinan Perjuangan Papua Merdeka Wilayah Eru Mana Papua Barat yang ada di wilayah Eru Mana, mohon memberikan penjelasan kepada Publik terkait pembunuhan tenaga Kesehatan menjadi Korban di Tambrauw.
Demikian ditegaskan Pastor Izaak Bame kepada media. Pasalnya, sesuai data, berdasarkan pembicaran bersama Masyarakat Papua pada tahun 2000 di Jayapura, perjuangan Papua Merdeka tidak lagi dengan “KEKERASAN-PEMBUNUHAN MASYARAKAT SIPIL DAN JUGA TNI-POLRI DALAM KEADAN BIASA-NORMAL”.Jadi, menurut pernyatan itu maka ada terjadi pembunuhan Masyarakat Sipil patut dipertanyakan motif tindakan tersebut.
Melalui kesempatan, saya Pastor Izaak Bame mengingatkan kepada para pemimpin pejuang Papua Merdeka di seluruh Tanah Papua mohon untuk tidak melakukan tindakan pembunuhan kepada Masyarakat-TNI-POLRI pada situasi normal.
“Saya jadi heran, TPN-OPM-dalam waktu singkat membunuh tiga warga Sipil di Tambrauw tanpa satu perlawanan yang jelas maka publik akan melihat bahwa kejadian ini dibungkus dengan rapi atas nama TPN-OPM, yang belum tentu menjadi sebuah perjuangan,” terangnya.
“Ingat bahwa TPN-OPM mempunyai lawan adalah Negara bukan masyarakat sipil maka sebagai manusia percaya bahwa tindakan yang dilakukan oleh TPN-OPM wilayah Tambrauw tidak murni perjuangan untuk membela-mempertahankan Tanah Papua dari perebutan Kedudukan Bangsa Indonesia sejak 1963 sampai sekarang. Dengan Tindakan kekerasan ini mencerminkan tindakan kriminal. Jadi pihak keamanan silahkan lakukan tugas sesuai fungsinya untuk menegakkan rasa aman bagi masyarakat Tambrau supaya jangan ada yang korban lagi,” tegas RD Izaak Bame. (*/red)










