Penutupan Pesparawi XIII Se Tanah Papua Tingkat Provinsi Papua Barat dan Syukuran HUT Kota Sorong

0
37
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparari) tingkat Provinsi telah berakhir pada Minggu, 28 Februari 2021, pukul 15.13 WIT,

Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri yang diwakili Kasiter Kasrem 181/PVT Kolonel Arm Djoko Sudjarwo menghadiri penutupan Pesparawi XIII Se Tanah Papua tingkat provinsi Papua Barat tahun 2021 sekaligus syukuran dirgahayu Kota Sorong ke-21 denga tema “Dengan Perjalanan 21 Tahun Kota Sorong Tetap Maju Sebagai Kota Termaju di Tanah Papua”. Kegiatan ini dipimpin Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Madacan bertempat di Gedung Drs. Ec. L. Jitmau, MM Jln. Burung Kurana, Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

Turut hadir antara lain, Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani, SH, M.Si, Walikota Sorong Drs. Ec. Lambertus Jitmau, MM, Bupati Tambrauw Gabriel Asem,SE, MSi., Wakil Bupati Sorsel Drs. Martinus Salamuk, Wadan Lantamal XIV Kolonel Laut (P) Yohanis Yulius Tamoni, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, SE,M.I.Pol, MM, Dandim 1807 Sorsel Letkol Inf. Batara Alex Bulo, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI Dr. Yan Kristianus Kadang, MM., Ketua umum LPPD Papua Barat Dr. Drs. Nathaniel D. Mandacan, M.Si, Sekertaris Daerah Kota Sorong. Drs.Yakob M Karet.,M.Si, Kadispora Kota Sorong. Fanik Tehupeiry, S.Sos, MH, Ketua Panitia Pesparawi XIII Se Tanah Papua Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2021 Abia Ullu, S.Sos.

Pelaksanaan Pesparawi XIII belangsung dengan baik dan lancar. Penilaian Pesparawi juri sebanyak 13 orang, 10 juri terdiri dari luar Papua dan 3 juri lokal, kegiatan dilaksanakan 17 – 28 Februari 2021. Yang telah lulus Pesparawi agar melatih diri lebih baik lagi untuk mengikuti Pesparawi tingkat Nasional, Pesparawi dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, membatasi penonton dalam gedung serta melakukan nonton media sosial melalui YouTube dan Facebook,”ungkap Ketua Panitia LPPD Se Provinsi Papua Barat

Walikota Sorong Drs. Ec. Lambertus Jitmau, MM, dalam ucapan selamat datang menyampaikan, mari kita ucapkan rasa syukur karena bisa bertemu bersama-sama dalam aula ini, apa yang Tuhan berikan harus kita syukuri, dengan apa yang ada di Tanah ini mari kita kembangkan secara bersama-sama untuk memajukan masyarakat di Tanah Papua. Hari ini juga kita memperingati Dirgahayu Kota Sorong ke – 21, pembangunan harus terus tetap dilanjutkan untuk anak cucu, bukan hanya pemekaran saja yang perlu diperjuangkan namun karena adanya Otsus bisa membuat kita membangun Kota Sorong menjadi lebih maju.

Mari kita berpikir bersama secara arif dan bijaksana dalam mengambil langkah-langkah strategis yang akan diputuskan nanti terkait pelaksanaan Pesparawi Nasional XIII di tengah Pandemi Wabah Covid-19 yang semakin meningkat. Pesparawi ini diadakan untuk mempersiapkan perlombaan Pesparawi ajang Nasional di Yogyakarta pada tahun depan, mengikuti Pesparawi XIII bukan sekedar untuk mengikuti lomba melainkan untuk memuji Tuhan, demikian yang disampaikan Ketua umum LPPD Papua Barat Dr. Drs. Nathaniel D. Mandacan, M.Si dalam sambutannya.

Para pemenang lomba Pesparawi XIII sebagai berikut,
a. Kategori Solo anak umur 7-9 tahun diperoleh dari Kaimana.
b. Kategori Solo anak umur 10-13 tahun diperoleh dari Kab.Sorong.
c. Kategori Solo Remaja Putri diperoleh dari Kab. Sorsel.
d. Kategori Solo Putra diperoleh dari Kaimana.
e. Kategori Vocal Group diperoleh dari Kab. Maybrat.
f. Kategori Musik Etnik diperoleh dari Kab. Maybrat.
g. Musik Pop Gerejawi diperoleh dari Teluk Bintuni.
h. Kategori Paduan Suara Anak diperoleh dari Kaimana.
i. Kategori Remaja Pemuda diperoleh dari Kota Sorong.
j. Kategori Paduan Suara Wanita diperoleh dari Kab. Fak-Fak.
k. Kategori Paduan Suara Pria diperoleh dari Kab. Kaimana.
l. Kategori Paduan Suara Dewasa Campuran diperoleh dari Kab. Kaimana

Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Madacan pada penutupan Pesparawi XIII menyampaikan, kegiatan Pesparawi sebagai gambaran ciptaan Tuhan bahwa sesungguhnya betapa baiknya Tuhan dengan untaian untuk memuji dari Pesparawi. Pesparawi sangat terikat dengan gerejawi, agar dikembangkan kepada setiap peserta untuk mengasah kemampuan talenta yang dimiliki kembangkan terus untuk memuliakan Tuhan.

Harapan kita bersama ini merupakan usaha untuk mengembangkan talenta untuk memuji Tuhan, Yang dinyatakan menang oleh juri agar selalu dibina untuk mengikuti Pesparawi Nasional yang akan diselenggarakan di Kota Yogyakarta. Mari kita tetap menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid – 19, pungkasnya. (*/J.Girsang/MP)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.