SORONG, Monitorpapua.com.- Universitas Nani Bili Nusantara (UNBN) bekerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pasalnya, Universitas Nani Bili Nusantara merupakan salah satu dari Perguruan Tinggi swasta di Sorong Papua Barat Daya, tak terlepas dari tugas melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi,
Tentu, bertujuan membentuk manusia susila yang berjiwa Pancasila dan bertanggung jawab demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur, sekaligus menyiapkan tenaga yang cakap untuk memangku jabatan yang memerlukan pendidikan tinggi dan dapat berdiri sendiri dalam memelihara dan mewujudkan ilmu pengetahuan serta melakukan penelitan serta usaha kemajuan dalam lapangan ilmu pengetahuan, kebudayaan dan kehidupan masyarakat.

Untuk mewujudkan citra dan tujuan Perguruan Tinggi maka UNBN Sorong terus melakukan kegiatan yang bertumpuh pada Tri Dharma yaitu, Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian serta Pengabdian pada masyarakat. Kini, sasaran pengabdian di Kampung Kampung Warmon Kokoda.
Demikian dikatakan Pelaksana Tugas Rektor Universitas Nani Bili Nusantara (UNBN), diwakili Ketua Program Studi PGSD, Haryo Franky Souisa, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Warmon Kokoda, Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong, Penyelenggaraan pengabdian ini dilaksanakan para Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Sosial dan Keguruan UNBN, Rabu (28/5).

Haryo Franky Souisa, S.Pd., M.Pd., lebih lanjut mengatakan tugas seorang dosen bukan hanya mengajar, namun harus melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai Tri Dharma Pendidikan tinggi.
“Terkait Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM, tahun 2025 ini, para Dosen Program Studi PGSD UNBN Sorong melakukan pendampingan ketrampilan kader posyandu dalam pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS) dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kampung Warmon-Kokoda Kabupaten Sorong,

Ketua Program Studi PGSD, Haryo Franky Souisa kepada media, mengatakan UNBN Sorong melalui program studi PGSD, setelah melakukan survei tentang sumber daya kader posyandu di kampung Warmon Kokoda, ternyata masih cukup rendah, sehingga pihak civitas akademika UNBN merasa terpanggil melakukan pendampingan.
“Tugas para dosen di UNBN ini bukan hanya mengajar saja. Mereka harus melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atau Tri Dharma Pendidikan tinggi,” terangnya lagi.

Haryo Franky Souisa juga menambahkan pengabdian seperti ini merupakan sebuah program yang sejalan dengan tema program besar Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yaitu Diktisaintek berdampak. Terkait hal itu, UNBN Sorong terus melakukan kolaborasi dalam rangka memberikan dampak Tri Dharma yang telah dicanangkan oleh UNBN Sorong.
Sementara itu, ketua tim pelaksana PKM PGSD tahun 2025, Doni Sudibyo mengungkapkan tujuan dari PKM tahun ini di antaranya melatih para kader posyandu dalam mengisi KMS dan KIA.
“Tujuan pelaksanaan PKM yang dilaksanakan dosen program studi PGSD UNBN Sorong pada tahun 2025 untuk melatih para kader Posyandu memahami dan menganalisis hasil pendataan balita. Kemudian meningkatkan peran kader posyandu melaksanakan tugas di wilayahnya, sekaligus mensosialisasikan pentingnya program posyandu kepada masyarakat umum sejak dini,” terang Doni Sudibyo.

Pendampingan ketrampilan kader posyandu dalam Pengisian KMS dan KIA di Kampung Warmon-Kokoda Kabupaten Sorong yang diselenggarakan oleh program studi PGSD UNBN Sorong, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kabupaten Sorong, melalui Puskesmas Distrik Mayamuk, pendampingan ini diikuti oleh 8 orang kader posyandu, 2 orang ibu aparat kampung dan satu perwakilan masyarakat lansia atau lanjut usia. (Laurent Reresi/Doni S)











