26.7 C
Sorong
Beranda Papua Barat Daya UNIMUDA Sorong Berdayakan Sanggar Araima Papua melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN)

UNIMUDA Sorong Berdayakan Sanggar Araima Papua melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN)

83
UNIMUDA Sorong Berdayakan Sanggar Araima Papua melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN)
UNIMUDA Sorong Berdayakan Sanggar Araima Papua melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN)
- Iklan Berita 1 -

AIMAS, Monitorpapua.com.- Upaya melestarikan seni ukir tradisional Papua memasuki babak baru melalui penerapan teknologi augmented reality (AR). Program bertajuk Penerapan Augmented Reality (AR) untuk Digitalisasi dan Revitalisasi Seni Ukir Tradisional Papua dalam Pemberdayaan Inovasi Seni Sanggar Araima Papua ini dilaksanakan di Sanggar Araima Papua, Kelurahan Malawili, Aimas, Kabupaten Sorong, sejak Rabu 5 November hingga Jumat 7 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah konkrit untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat seni dan membuka peluang inovasi di tengah perkembangan digital.

Kegiatan dipimpin oleh ketua pelaksana, Ismail Marzuki, M.Pd, bersama tim dosen yang terdiri atas Hidayatussakinah, M.Pd, Dr. Firman, M.Pd, dan Yusron Difinubun, M.Akt.
ketua pelaksana, Ismail Marzuki, M.Pd., bersama tim dosen yang terdiri atas Hidayatussakinah, M.Pd, Dr. Firman, M.Pd, dan Yusron Difinubun, M.Akt.

Kegiatan dipimpin oleh ketua pelaksana, Ismail Marzuki, M.Pd, bersama tim dosen yang terdiri atas Hidayatussakinah, M.Pd, Dr. Firman, M.Pd, dan Yusron Difinubun, M.Akt. Selain itu, kegiatan ini juga turut melibatkan mahasiswa UNIMUDA Sorong, yaitu Nur Fitri Ramadhani, Dini Dwi Nastiti, dan Muhammad Imam Mudin Badali. Mitra sasaran dalam program ini adalah Sanggar Araima Papua yang diketuai oleh Drs. David Wamsiwor, pengrajin ukir yang telah lama berkomitmen menjaga warisan budaya setempat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Lurah Kelurahan Malawili yang diwakili oleh Ibu Oktovina. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelestarian seni ukir tradisional membutuhkan perhatian serius, terutama dari generasi muda. “Kegiatan ini sangat penting untuk membangun budaya yang jarang diminati oleh generasi muda. Tidak hanya itu, kegiatan ini sangat positif dan pihak kelurahan mendukung penuh,” ujarnya.

Ketua Sanggar Araima Papua, Drs. David Wamsiwor, menyambut baik program ini.
Ketua Sanggar Araima Papua, Drs. David Wamsiwor, menyambut baik program ini.

Program pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh sekitar 20 pemuda Papua. Peserta diberikan pemahaman mengenai digitalisasi seni ukir dan pemanfaatan AR untuk meningkatkan nilai jual karya seni. Salah satu peserta mengaku bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru bagi mereka. “Kegiatan ini sangat menarik dan saya bersyukur bisa terlibat karena dapat membangun kesadaran saya dalam melestarikan budaya di tengah kemajuan teknologi,” ungkapnya.

kegiatan ini juga turut melibatkan mahasiswa UNIMUDA Sorong,
Kegiatan ini juga turut melibatkan mahasiswa UNIMUDA Sorong,

Ketua Sanggar Araima Papua, Drs. David Wamsiwor, menyambut baik program ini. Ia merasa terbantu dengan inovasi teknologi yang ditawarkan melalui pelatihan tersebut. “Kegiatan ini luar biasa dan saya bersyukur kepada UNIMUDA Sorong serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Inovasi seni Nusantara (PISN) atas bantuan alat-alat dan teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas ukiran saya. Kegiatan ini membuat saya tambah bersemangat karena melibatkan anak-anak muda untuk bersama-sama melanjutkan ukiran tradisional Papua,” ujarnya. (Ismail Marzuki/Laurent R)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini