Walikota Sorong Berkeliling Meninjau Sejumlah Drainase, Segera Dieksekusi Perbaikan

0
161
- Iklan Berita 1 -

KOTA SORONG, Monitorpapua.com – Sebelum menghadiri pembahasan persiapan penertiban pengamanan Perda PKL di sepanjang jalan protokol Kota Sorong Walikota Sorong Drs. Ec. L Jitmau, MM didampingi sejumlah pejabat Pemkot dan Kasatpol meninjau sejumlah drainase yang menghambat kelancaran aliran air saat banjir waktu lalu serta sejumlah lokasi perumahan yang tergenang air.

Walikota Sorong menghimbau kepada warga Kota Sorong agar menjaga kebersihan kota dan tidak membuang sampah sembarangan tempat agar Kota Sorong dilanda banjir terpuruk lagi. Bahkan Walikota meminta seluruh warga kota Sorong untuk tertib membuang sampah pada waktunya dan menjaga kebersihan kota Sorong, Senin (6/5).

Di Taman Impian Bandara DEO, Walikota Sorong meluangkan waktu dan bertemu dengan sejumlah pengunjung serta Wartawan. Lebih tegas Walikota mengatakan Pemerintah perlu melakuka penertipan dan pembersihan ruas taman Deo Kota Sorong agar tertata rapih asri dan elok.

Setelah berkeliling meninjau ruas kota Sorong termasuk taman DEO, keesokan harinya Walikota Sorong mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak untuk membahas persiapan penertiban pengamanan Perda PKL di sepanjang jalan protokol Kota Sorong di Aula Samu Siret Kantor Walikota Sorong, Selasa (7/5).

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPN Kota Sorong, Kepala Balai PJN XVII, Perwakilan dari TNI-POLRI, Asisten III Sekda dan para Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Sorong serta para kontraktor.

Walikota Lambert Jitmau mengatakan Kota Sorong harus lebih indah dan bersih jangan biarkan jadi kumuh. Pemerintah Kota Sorong hadir untuk mengatur keindahan kota. Jalan masuk depan bandara akan dibangun taman sepanjang 2 kilometer sesuai perencanaan dan anggaran yang tersedia, ungkapnya.

Walikota Lambert Jitmau sekali lagi mengatakan Kota Sorong segera ditata ulang. Kontraktor pemenang tender harus bekerja dengan baik melakukan pengerukan sepanjang jalan protokol Kota Sorong.

Penggalian drainase depan Kantor KPKN maka sejumlah pedagang yng menggunakan lokasi di atas drainase segera mengosongkan tempat. Kemudian sepanjang Bandara DEO, Lampu Merah KM 8 sampai jembatan KM 8. PKL yang berjualan akan dilakukan penggusuran dengan tertib sehingga tidak mengganggu arus lalulintas. Mekanisme penyelesaian kompensasi sebesar Rp.2 juta perbangunan.

Walikota Lambert Jitmau berharap sejumlah pedagang yang berjualan mulai dari depan bandara sampai di Kilometer 9 PLTD hingga Kilometer 10 Jupiter tidak berjualan di atas drainase karena akan dilakukan pengerukan drainase dan perbaikan talut.

Kepala Satpol PP Kota Sorong Daniel Jitmau, SE yang ditemui media mengatakan segera melakukan rapat bersama tim untuk kesiapan sebelum dilakukan eksekusi penggusuran.

Penggusuran akan dilaksakan pada tanggal 15 Mei 2019 dan menyiapkan pasukan untuk mengawal pekerjaan yang dilaksanakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII Papua Barat. (T.Girsang/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.