26.2 C
Sorong
Beranda Papua Barat Yusdi Lamatenggo: Paket Wisata Ramah Lingkungan di Papua Barat Daya

Yusdi Lamatenggo: Paket Wisata Ramah Lingkungan di Papua Barat Daya

160
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Papua Barat Daya Yusdi Lamatenggo
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Papua Barat Daya Yusdi Lamatenggo membuka wacana paket wisata ramah lingkungan di Provinsi termuda Papua Barat Daya.

Yusdi Lamatenggo mengatakan, Bumi dikelilingi lapisan gas yang disebut dengan atmosfer. Keberadaan atmosfer sangat penting bagi kehidupan di bumi. Lapisan ini menyerap panas matahari dan menahannya agar suhu bumi tidak terlalu panas. Lapisan atmosfer menyediakan udara. Dalam lapisan atmosfer juga terdapat ozon yang melindungi bumi dari radiasi matahari dan meteor yang jatuh,” terangnya.

Terkait hal itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Papua Barat Daya mengadakan program trip, diharapkan akan membantu dalam upaya penyerapan emisi karbon.

Betapa tidak, kata Kepala DinasYusdi Lamatenggo, lapisan atmosfir itu yang paling dekat dengan bumi, pada ketinggian 0-20 km di atas permukaan bumi. Pada lapisan udara inilah hidup pelbagai mahkluk hidup termasuk manusia. Berbagai cuaca ekstrem seperti hujan, petir dan awan yang mendung terjadi pada bagian ini. Pesawat juga hanya terbang pada lapisan troposfer.

Langkah yang bisa dilakukan para wisatawan  atau pengunjung wisata setelah melakukan trip, mereka menanam pohon mangrove,” terang Yusdi Lamatenggo di Kota Sorong.
“Pelaku usaha wisata pasti terbantu maka kami terus mendorong konektivitas transportasi mendukung pariwisata di Papua Barat Daya. Ini harus menjadi gerakan bersama,” kata Kepala Dinas.

Jika hal ini tidak dilaksanakan maka berakibat buruk bagi kehidupan di bumi. Apalagi penggunaan bahan bakar fosil dapat meningkatkan kadar karbon dioksida di udara, menyebabkan munculnya efek rumah kaca karena suhu bumi terus meningkat.
Kepala Dinas menegaskan

Pihaknya akan melakukan pendataan pelaku usaha wisata di Papua Barat Daya pada Juli sampai September 2024. Hasil pendataan menjadi paket wisata dan hal-hal teknis lainya,  sebagai rujukan terkait paket wisata di Papua Barat Daya. Paket wisata tersebut nantinya akan di promosikan ke dunia internasional,” terang Lamatenggo.

Dengan demikian, kata Lamatenggo, Papua Barat Daya mengalami peningkatan paket wisata karena telah memiliki banyak hal penting untuk menjadikan bumi tempat kediaman yang aman, terjamin sekaligus menjamin kelangsungan hidup manusia di bumi ini. (Ren, Stevi Fun)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini