Greeenpeace Indonesia: Banjir Bandang Sentani Bukti Laju Deforestasi di Tanah Papua Berlangsung Cepat

0
123
- Iklan Berita 1 -

KOTA SORONG, Monitorpapua.com – Kerusakan hutan di sekitar pegunungan Cycloop telah memicu banjir bandang yang menerjang kawasan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Diduga terjadi penggundulan hutan di kawasan pegunungan yang melemahkan kemampuan penyerapan air saat terjadi curah hujan ekstrim, sehingga longsor jatuh ke area dataran rendah Sentani.

“Pemerintah terutama pemerintah Kabupaten Jayapura harus menyelidiki penyebab kerusakan ekosistem pegunungan Cycloop, perubahan tutupan hutan yang hilang patut diduga akibat perambahan dan pembukaan hutan di kawasan cagar alam untuk kepentingan pemukiman serta pertanian” terang Charles Tawaru, Juru kampanye Hutan Greenpeace Indonesia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebut salah satu penyebab banjir bandang tersebut karena eksploitasi lahan pada Daerah Tangkapan Air. Pembangunan tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan telah memicu bencana ini.

“Faktor utama adalah ulah manusia. Pelanggaran tata ruang yang membiarkan hutan sebagai penahan longsor juga penegakan hukum yang tidak berjalan efektif terkait pembalakan hutan” kata Charles.

Pada 2010 bencana serupa pernah terjadi di Wasior, Papua Barat menewaskan ratusan warga.

“Ini salah satu bukti Papua telah menjadi korban laju deforestasi yang cepat, jika dibiarkan hutan Papua rentan bernasib sama seperti Sumatera dan Kalimantan,” tutup Charles. (RED-MP)

Deforestasi adalah proses penghilangan hutan alam dengan cara penebangan untuk diambil kayunya atau mengubah peruntukan lahan hutan menjadi non-hutan. Bisa juga disebabkan oleh kebakaran hutan baik yang disengaja atau terjadi secara alami. Deforestasi mengancam kehidupan umat manusia dan spesies mahluk hidup lainnya. Sumbangan terbesar dari perubahan iklim yang terjadi saat ini diakibatkan oleh deforestasi (jurnalbumi.com)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.