29.1 C
Sorong
Beranda Papua Barat Daya Jelang 17 Agustus, Polda Papua Barat Daya Kerjasama Perum Bulog, Siapkan 20...

Jelang 17 Agustus, Polda Papua Barat Daya Kerjasama Perum Bulog, Siapkan 20 Ton Beras Murah Untuk Warga Aimas

30
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P melalui Direktur Binmas Kombes Pol M. Erfan, S.I.K, menyiapkan sebanyak 20 ton beras murah
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P melalui Direktur Binmas Kombes Pol M. Erfan, S.I.K, menyiapkan sebanyak 20 ton beras murah
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Papua Barat Daya, Monitorpapua. com.Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P melalui Direktur Binmas Kombes Pol M. Erfan, S.I.K, menyiapkan sebanyak 20 ton beras murah untuk masyarakat di Kabupaten Sorong. Beras 20 ton beras merk SPHP dijual dengan harga Rp 60.000 per karung kecil berisi 5 kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di pasaran, bekerja sama dengan Perum Bulog.

Antusiasme masyarakat Kabupaten Sorong terbukti, Ratusan warga Aimas berbondong-bondong memadati Alun-alun Aimas, Minggu (10/8/2025) dengan tertib dan teratur mereka ingin mendapatkan beras murah dari Polda Papua Barat Daya bekerja sama dengan Perum Bulog di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P melalui Direktur Binmas Kombes Pol M. Erfan, S.I.K, menjelaskan setiap warga diperbolehkan membeli maksimal dua karung. Syaratnya cukup mencatat nama dan membayar tunai. “Kami mengimbau agar beras murah ini tidak diperjualbelikan kembali,” kata Kombes Pol Erfan, didampingi Kepala Perum Bulog Cabang Sorong, Riyadi Muslim.

Masyarakat berharap kegiatan penjualan beras murah ini dapat menjadi agenda rutin
Masyarakat berharap kegiatan penjualan beras murah ini dapat menjadi agenda rutin

“Program ini berlanjut sampai hari ini Senin (11/8/2025) di sekitar Tugu Merah, dan dilaksanakan secara bergilir di sejumlah titik hingga 17 Agustus 2025,” terangnya lagi

Sejumlah warga Aimas menyatakan dukungannya terhadap program ini. “Kami sangat membutuhkan beras karena harganya murah, apalagi sekarang harga beras melonjak tinggi. Kalau bisa jangan hanya beras, tetapi juga minyak dan gula,” ucap warga sembari berterima kasih.

Masyarakat berharap kegiatan penjualan beras murah ini dapat menjadi agenda rutin, mengingat harga kebutuhan pokok yang kian meningkat dan memberatkan masyarakat kecil dan tak mampu. (Stevi, Ren)

Berikan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini