Uskup Manokwari Sorong Devosi Jalan Salib Km 14 Sorong Papua Barat

0
319
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Hari ini, Yang Mulia Uskup Keuskupan Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega mengajak umat Katolik seluruh dunia khususnya di Keuskupan Manokwari Sorong untuk mengadakan Devosi Jalan Salib kepada Tuhan Yesus dengan cara ibadah devosi di lingkup keluarga masing-masing. Kesempatan ini, Uskup Mgr. H.Datus Lega mengadakan ibadah Jalan Salib di Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman, Km 14 Kota Sorong, Papua Barat, Jumat 3 April 2020.

“Kami menyembah Dikau, Ya Tuhan dan bersyukur kepadaMu.Sebab dengan salib suci-Mu, Engkau telah menebus dunia” sebuah doa bersujud setiap menyembah Sang Khalik yang didaraskan Uskup. Ibadat Jalan Salib yang dilakukan Yang Mulia Uskup Manokwari Sorong Jumat ini dalam masa Prapakah tanpa dihadiri oleh umat Katolik. Demikian Ketua Komsos Keuskupan Manokwari Sorong (KMS) Pastor Aloysius Susilo.

Meskipun demikan, Uskup Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega mengajak umat untuk mengikuti ibadah livestreaming yang disiarkan langsung dari Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman, Km 14 Kota Sorong.

Ketua Komsos KMS, Pastor Aloysius Susilo, Pr kepada Redaksi monitorpapua.com menjelaskan umat Katolik bisa mengikutinya dengan sopan dan beribadah di rumah mengenang penderitaan Tuhan. “Ibadah devosi Jalan Salib ini memiliki sejarah yang panjang dengan berbagai variasi. Dalam bahasa Latin Jalan Salib disebut dengan Via Crucis, atau Via Dolorosa yang berarti Jalan Penderitaan. Via Dolorosa merujuk pada penggambaran masa terakhir hidup penderitaan Yesus. Maka selayaknya umat Katolik berdoa memohon kerahiman Tuhan,” ajak Pastor Aloysius Susilo, Pr.

Selama berdevosi, Yang Mulia Mgr.Datus Lega memohon umat Katolik Keuskupan Manokwari Sorong terus berdoa setiap waktu agar Tuhan mengampuni dosa-dosa kita umat manusia dan melenyapkan semua penyakit virus covid 19.

Dalam perkembangan penghayatan iman, Jalan Salib selalu dihayati sebagai salah satu bentuk visualisasi devosi mengenang setiap peristiwa derita yang dirasakan Yesus. Sebagian besar Gereja Katolik Roma menggunakan lukisan, relief yang memuat setiap peristiwa sengsara di setiap pemberhentiannya, bahkan ada pula yang divisualisasi dalam bentuk drama yang biasa disebut Tablo. Devosi ini sesungguhnya bisa dilakukan kapan saja, tapi paling umum dilakukan pada masa Pra-Paskah, terutama pada Hari Jumat Agung dan pada Jumat malam selama masa Pra-Paskah. Inilah bentuk devosi yang dilakukan Yang Mulia Mgr. H. Datus Lega di dalam Gereja Katolik Santo Yohanes Pembaptis.

“Jalan Salib, dalam bahasa Latin Via Crucis, dikenal juga sebagai Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan merujuk pada penggambaran masa-masa terakhir Penderitaan Yesus. Mari kita berdevosi memperingati Penderitaan Kristus dengan memohon pengampunan,” pintah Pastor Aloysius Susilo, Pr.

Mari umat Katolik, ajak Pastor Aloysius Susilo, kita bersama Yang Mulia mengadakan ibadah Jalan Salib pada hari ini, untuk merenungkan sengsara Tuhan kita Yesus Kristus melalui jalan salib-Nya. Ia rela menderita sengsara sampai wafat terdorong oleh cinta. Lewat sengsara dan wafat-Nya, Ia ingin membagikan apa yang masih ada pada-Nya, yakni hidup-Nya, nyawa-Nya, demi keselamatan kita.

Dengan mengenangkan sengsara dan wafat Tuhan Yesus, kita ingin semakin menyadari betapa besar kasih Tuhan kepada kita sampai Ia rela membagikan segala yang ada pada-Nya, termasuk hidup-Nya sendiri, kepada kita.

Marilah, sepanjang jalan salib ini, kita mohon agar Tuhan membangkitkan dalam diri kita yang telah dipersatukan dalam Ekaristi, juga mau diutus untuk berbagi. Semangat berbagi yang sungguh tulus. Mohon Allah Roh Kudus untuk mendampingi kita mengikuti Jalan Salib Tuhan. Semoga berkat pertolongan-Nya, kita semakin menyadari betapa besar cinta Tuhan kepada manusia. Semoga devosi Jalan Salib ini, umat Katolik diutus dan tulus berbagi kasih dengan sesama, khususnya yang kecil, lemah, dan menderita menolong mereka yang sakit dan terbuang dan menjadi berkat bagi sesama. ( Komsos Yopem/Ren/IWO).

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.