Kepala Dinas Pertanian Sorong Canangkan Program Kerja Presiden RI

0
303
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Frengki mencanangkan program kerja Presiden RI, Ir. Joko Widodo terkait pemanfaatan lahan seluas 20 Hektar tanah di wilayah Kabupaten Sorong untuk penanaman jagung.

Program kerja ini sudah dilaksanakan Dinas Pertanian Kabupaten Sorong hingga sekarang.

Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Frengki kepada wartawan ini di ruang kerjanya. Menurut Frengky pihaknya mencanangkan program menanam jagung karena ada tanah seluas 20 hektar bisa dikelola pemanfaatannya untuk menanam jagung demi kelangsungan hidup rakyat.

“Ada jagung manis dan ada jagung lokal di kabupaten Sorong yang luasnya 20 hektar itu adalah program Presiden Republik Indonesia IR. Joko Widodo,” jelasnya
Panen Perdana : Anggaran Kementrian Pertanian

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Frengki mengatakan pihaknya telah melakukan panen perdana jagung bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo waktu lalu.

Panen pertama jagung harganya sangat lumayan perkilogram sampai Rp. 7000.- sampai Rp.8000.- perkilogram. Petani setiap tahunnya dapat anggaran dari kementerian pertanian, disalurkan ke propinsi dan dibagi ke dinas pertanian, seperti di dinas pertanian klamono km 25. kabupaten Sorong.

Bantuan berbentuk bibit, pupuk dan alat alat pertanian. Para petani sudah memiliki aplikasinya sehingga sistem penyuluhan pertanian (simultan) mudah masuk aplikasi ini. Jadi, harus lengkap datanya, harus ada nama ibu kandung, dan tahun ini juga di kabupaten Sorong akan ada rumah pupuk, seperti pupuk kandang dari kotoran ternak,” terang Frengki.

Kepala Dinas Pertanian kabupaten Sorong mengakui cuaca di Papua berubah, kadang hujan deras dan kemarau panjang. “Jadi iklim di Papua kita tidak tahu,” ungkapnya. (J.Girsang/Melvin Gurning)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.