Peringati Hari Otda, Wakil Bupati Sorong Bacakan Sambutan Mendagri

0
79
Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono, S.Sos.,M.Si memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII di Kantor Bupati Kabupaten Sorong
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – Hari Otonomi Daerah diperingati Pemerintah Kabupaten Sorong. Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono, S.Sos.,M.Si memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIII di Kantor Bupati Kabupaten Sorong, pada Kamis, 25 April 2019 dan dihadiri seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Sorong.

Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri mengatakan Tema hari otonomi daerah tahun ini adalah Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang kreatif dan inovatif. Ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspansi masalah pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian kemajuan dan kesejahteraan dan daya saing di daerah.

Menteri Dalam Negeri memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Pemilu serentak tanggal 17 April 2019 yang berjalan lancer aman dan tertib.

Pasca pemungutan suara Pemilu serentak ini diharapkan senantiasa menjaga suasana yang kondusif sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan dapat berjalan aman lancar dan terkendali.

Perjalanan otonomi daerah pasca reformasi hingga sekarang dapat dikatakan banyak kemajuan yang telah dicapai. Otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan Pembangunan Daerah, karena daerah dan masyarakat diberikan kesempatan yang luas dalam mengembangkan kreatifitas dan inovasinya.

Lanjut Wakil Bupati, ada 3 Hal prinsip yang berubah sejak era otonomi daerah. Pertama otonomi daerah secara nyata mendorong budaya demokrasi di tengah masyarakat serta mampu memberikan nuansa baru dalam sistem pemerintahan di daerah.

Kedua, otonomi daerah juga telah menumbuh kembangkan iklim kebebasan berkumpul, berserikat serta mengemukakan pendapat secara terbuka.

Ketiga, desentralisasi yang telah berjalan selama ini maka kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat tidak lagi melalui proses yang berbelit-belit. (Red-MP/Humas/T.Girsang/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.