
SORONG, Monitorpapua.com.- Kunjungan Kasih Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta Hadir Membawa Berkat bagi mereka yang menderita, sakit dan lanjut usia. Demikian Komunitas Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta mewujudkan hidupnya dengan berbagi kasih mengunjungi mereka yang sakit, menderita dan terlantar. Itulah kenyataan hidup yang dialami Santa Teresa dari Kalkuta yang dihayati Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman Sorong Papua Barat Daya

Hidup semakin berwarna ketika kehadiran Ibu-Ibu Paroki memberi secercah harapan dan semangat di wajah umat Paroki di masa tuanya, di masa sakitnya dan terlantar. Sebab, Tuhan selalu hadir bersama-sama mereka yang sakit dan lanjut usia. Kunjungan kasih ini membuat sejumlah lansia menangis haru dan gembira karena mendapat perhatian dari Ibu-Ibu Paroki yang berbagi kasih.
Ketua Komunitas Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman Sorong, Sartika Siska Gurning bersama Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta melakukan kunjungan Kasih ke rumah-rumah umat Paroki yang tercatat mengalami sakit dan lanjut usia (lansia) merupakan salah satu program kerja dari bidang kerohanian dan karya sosial. “Kunjungan Kasih ini adalah pemberian sukarela dari Ibu-Ibu. Mereka mengumpulkan bahan makanan berupa beras dan tolor untuk disalurkan kepada yang sakit dan lansia,”terang Ketua Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta.

Sebelum kunjungan kasih, telah dirayakan Ulang Tahun Komunitas Santa Teresa Kalkuta dalam perayaan Ekaristi di Gereja dan juga jamuan kasih di Aula Paroki. Demi mewujudkan karya nyata maka, Ibu-Ibu Paroki mengumpulkan bahan makanan dan menyalurkannya dalam kunjungan kasih, yang berlangsung sekitar sehari itu, Komunitas Santa Teresa berdoa, mendengar suara hati mereka yang sakit dan lansia serta menghibur yang bersedih. Mereka membawa oleh-oleh berupa beras dan telor,
“Kedatangan kami ingin melihat langsung kehidupan orang sakit dan lansia, kami berdoa dan menghibur mereka serta menguatkan iman kekatolikan. Semoga kehadiran ibu-ibu dapat memberi kegembiraan kepada mereka meskipun mereka menangis haru karena gembira melihat kedatangan ibu-ibu Santa Teresa Kalkuta,” terang Siska Gurning.

“Kami berterima kasih telah diterima langsung keluarga Bapa, Ibu lansia bersama keluarga dan juga ingin menghibur semua yang sakit dan menderita. Kami juga datang ke sini untuk memberikan apa yang bisa kami berikan,” ucap Ketua Santa Teresa Kalkuta memberikan tali kasih berupa bantuan seadanya,
Sedikit bantuan yang kami berikan merupakan sumbangan kasih dari Ibu-Ibu Paroki Santo Yohanes Pembaptis Klasaman. “Terimalah, ini merupakan pemberian dengan hati yang tulus dari Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta. Semoga dapat bermanfaat,” ucap Siska Gurning menyerahkan sumbangan kasih.
Orangtua lansia menyampaikan banyak terima kasih kepada Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta yang sudah menyempatkan waktu untuk datang berkunjung ke rumah-rumah.

“Terima kasih banyak atas bantuan dari Ibu-Ibu Santa Teresa Kalkuta. Terima kasih atas kunjungan dan pelayanan,” ucap sepasang lansia sembari mengusap wajahnya penuh haru.
Sebagai ungkapan syukur atas Ulang Tahun Santa Teresa Kalkuta, Kunjungan Kasih ke rumah-rumah yang sakit dan lansia selanjutnya Komunitas Ibu-Ibu Santa Teresa bersantai ria bersama di Pantai Suprauw. (Kevin Reresi)










