Polisi Tangani Kasus Kebakaran Kapal Penjual BBM Industri

0
40
ABK dimintai keterangan oleh Polisi guna mengetahui penyebabnya kebakaran.
- Iklan Berita 1 -

JAYAPURA, Monitorpapua.com – Jajaran Polda Papua bergerak cepat melakukan investigasi terbakarnya kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pelabuhan Sungai Kasonaweja Distrik Memberamo Tengah Raya, Jumat  12 April 2019 pukul 03.20 Wit,

Data investigasi siaran pers yang dihimpun monitorpapua.com dari Polda Papua, ternyata Pelabuhan Sungai Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah Kabupaten Mamberamo Raya telah terjadi kebakaran Kapal KM Sumber Harapan, kapal pengangkut penjual BBM Industri jenis Bensin dari Serui Kepulauan Yapen, Papua.

Kronologis kejadian: Pada pukul 03.20 Wit saat itu para saksi sedang tidur tiba-tiba saksi mendengar bunyi ledakan. Setelah itu saksi keluar untuk mengecek ternyata api sudah membesar di depan kapal. Kemudian saksi berusaha memadamkan api dengan air namun api tambah membesar.

Pukul. 03.30 Wit api yang semakin membesar dan mau merambat dari bibir pelabuhan ke perumahan warga. Masyarakat yang datang ikut membantu memadamkan api, namun tidak bisa sehingga masyarakat memotong tali pengikat kapal dan kapal tersebut hanyut dalam keadaan api masih menyala. Api terus merambat ke bagian depan kapal tiga samudara milik H. Idris yang ada di belakang, namun dengan cepat diselamatkan dan hanya bagian depan kapal tersebut yang terbakar.

Identitas Korban :

1.Rasid, 38 tahun, Islam, Wenakawini, Kep Yapen. (pemilik kapal sumber harapan);

2.H.IDRIS, 54 tahun, islam, kasonaweja (pemilik kapal tiga samudra, kapal terbakar tidak habis).

Identitas Saksi-saksi:

  1. Saini , 35 tahun, Islam, ABK kapal sumber harapan, gang surabaya kep yapen.

2. Arman, 23 tahun, Islam ABK kapal sumber harapan, gang surabaya kep yapen.

3. Amrosi, 30 tahun, Islam, ABK kapal sumber harapan, gang surabaya kep yapen.

4. Harul, 46 tahun, Islam, ABK kapal sumber harapan, gang Surabaya Kep.Yapen.

Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan TKP,membantu masyarakat  mengevakuasi barang-barang,  membuat laporan polisi, memeriksa saksi-saksi, melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan saat ini Para ABK sementara dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan guna mengetahui penyebabnya kebakaran.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian material kurang lebih 500 juta, baik dari kapal maupun BBM yang masih berada di dalam kapal. (Red-MP/Arifin P/Polda/IWO)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.