Wakil Rakyat, Belum Merakyat di Tambrauw

0
122
- Iklan Berita 1 -

SORONG, Monitorpapua.com – “Alasan jalan rusak dan waktunya singkat adalah tanda bahwa Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw bukan menjadi dasar untuk Sidang APBDP Tahun 2020 dipindahkan ke Hotel Kota Sorong.

Setelah membaca berita tentang tanggapan Yosep Airai Wakil I DPRD Kabupaten Tambrauw tentang protes yang disampaikan oleh Para Pemuda, Mahasiswa dan Pastor Izaak atas cara kerja Ketua DPR dan anggota DPRD Tambrauw yang melaksanakan sidang di Kota Sorong.

Pastor Izaak Bame menanggapinya sebagai berikut Pertama, Pernyataan Wakil Rakyat Yosep Airai membenarkan bahwa Ketua DPR (Cosmas Baru) dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tambrauw berdomisili tetap di Sorong atau rumah mereka ada di Sorong. Maka jalan yang rusak hanya di Distrik Selemkai bukan di Fef jadi pernyatan Yosep Airai sangat mengakui dan membenarkan bahwa memang selama ini Ketua DPR dan anggotanya kebanyakan membangun rumah di Sorong dan tinggal di Sorong.

Pastor Izaak Bame, Pr.

Kedua, Kalau Ketua DPRD dan para anggota tinggal di Fef maka Sidang dilaksanakan di Fef karena di Fef tidak ada MUSIBAH apa pun, jadi Yosep jangan membela diri yang konyol kenapa Ketua DPRD mengapresiasi protes Pemuda, Mahasiswa dan Pastor Izaak dari pada sdra Yosep?

Ketiga, Pernyatan bahwa sidang di Kota Sorong adalah hal biasa merupakan pernyataan yang menunjukkan dedikasi dan niat baik ketua dan para Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw yang engang bekerja untuk rakyat dengan kata lain Yosep sebenarnya mau mengatakan senangnya “kami DPR” mau rapat di mana saja.

“Saya mau sampaikan kepada para Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw yang terhormat supaya ada rasa salah dan malu sama Rakyat Tambrauw karena merekalah yang memilih anda maka setiap kerja anda wajib hukumnya untuk Rakyat mengikuti dan mengetahui kinerja anda karena atas dasar suara merekalah anda menduduki kursi terhormat itu,” ajak Pastor Izaak Bame.

Keempat, Pernyataan Wakil Ketua I, Yosep bahwa kenapa Para Pemuda, Mahasuiswa dan Pastor Izaak tidak mempersoalkan kinerja ASN anak asli Tambrauw Papua yang malas kerja kecuali teman-teman yang datang dari luar.

Pernyatan ini sebenarnya Yosep belum paham fungsi dan tanggung jawab sebagai DPRD, para Pemuda, Mahasiswa dan Pastor Izaak sudah memberikan tanggung jawab kepada DPRD untuk melaksanakan fungsi kontrol kepada Eksekutif dalam hal ini Pemerintah Daerah bukan sekedar kontrol Uang waktu rapat anggaran tapi seluruh kinerja Pemerintah, soalnya adalah anggota DPRD Kabupaten Tambrauw sendiri Kinerjanya lemah.

“Hal sederhana sebagai anggota DPRD Kabupaten Tambrauw tapi rumah tinggal di Sorong maka mau tegur ASN sedangkan Bapak Rakyat saja tidak merakyat ? Jadi Yosep jangan tanya para Pemuda, Mahasiswa dan Pastor tapi tanyalah diri dan teman-temanmu sudah mampu kah para Anggota DPRD Kabupaten Tambrauw memberi teladan yang baik kepada rakyat yang patut diteladani oleh seluruh rakyat Kabupaten Tambrauw termasuk ASN atau kah para DPRD justru memberikan ketelanjangan kepada Rakyat ?

Kelima, Pesan saja buat Yosep Airai bersama para DPRD (Ketua dan Anggota) tidak perlu menanggapi berlebihan atas kontrol Masyarakat . Demikian tanggapan para Pemuda, Mahasiswa dan Pastor Izaak

Ketua DPRD Kabupaten Tambrauw, Cosmas Baru mengapresiasi sikap mahasiswa, pemuda dan Pastor Izaak Bame, Pr atas pernyataan sikap mengkritisi kinerja DPRD Tambrauw belakangan ini terlebih sidang APBD-P Tahun 2020 seharusnya di Kabupaten Tambrauw bukan di Kota Sorong. Bahkan Ketua DPRD Tambrauw sudah menjelaskan sikap DPRD tetap menghormati suara rakyat termasuk suara Mahasiswa, Pemuda dan Pastor Izaak Bame, Pr., dengan melihat kondisi jalan rusak dan kebijakan yang harus dilaksanakan pihak Wakil Rakyat Terhormat melaksanakan Sidang APBD-P di salah hotel Kota Sorong sesuai aturan dan persetujuan Ekaekutif-Legislatif dengan melihat kondisi jalan terputus, menghambat perjalanan sebagian anggota DPRD tidak bisa melintasi jalur tersebut untuk bersidang di Fef ibu kota Tambrauw.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Tambrauw, Cosma Baru kepada Monitorpapua.com waktu lalu terkait sikap kritis Mahasiswa, Pemuda dan Pastor Izaak Bame yang menginginkan Kabupaten Tambrauw harus lebih maju lagi bukan untuk berdebat siapa yang paling hebat. “Mari bersama-sama membangun Kabupaten Tambrauw,” ajak Ketua DPRD menutup perbincangan dengan wartawan. (Ren/MP)

Berikan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.